Hipertensi sebagai faktor risiko demensia vaskuler pada penderita stroke
TAUFIQURROHMAN, Agus, dr. H. Pernodjo Dahlan, Sp.S(K)
2008 | Tesis | S2 PPDS I-Ilmu Penyakit SyarafLatar Belakang: Peningkatan umur harapan hidup akan meningkatkan jumlah lansia dan menambah populasi penderita demensia. Penyakit vaskuler merupakan penyebab kedua demensia, setelah penyakit Alzheimer. Penyakit vaskuler dapat dicegah dan ditangani, dengan peningkatan kewaspadaan dan pengendalian faktor-faktor vaskuler. Hipertensi menimbulkan kerusakan struktur vaskuler, gangguan mikrosirkulasi, dan disfungsi endotel sehingga mengganggu sirkulasi serebral dan menimbulkan penurunan fungsi kognitif. Beberapa penelitian tentang hubungan hipertensi dengan penurunan fungsi kognitif telah dilakukan, namun hasilnya masih kontroversial. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa hipertensi merupakan salah satu faktor risiko terjadinya demensia vaskuler. Metode: Rancangan penelitian ini menggunakan metode kasus-kontrol. Sampel penelitian ini adalah penderita demensia vaskuler (kasus) dan penderita bukan demensia vaskuler (kontrol) yang berobat di RS Dr. Sardjito Yogyakarta. Kriteria diagnosis sesuai dengan NIND-AIRENS dan asesmen fungsi kognitif dengan MMSE. Hasil: Didapatkan 148 pasien terdiri dari 74 kasus demensia dan 74 kontrol. Pada analisis univariat faktor risiko yang bermakna meningkatkan kejadian demensia vaskuler adalah hipertensi (OR:5,02 CI:2,446-10,339), Diabetes mellitus (OR: 3,102 CI:1,396-6,896), dan Hiperkolesterol (OR: 2,865 CI:1,37-7,56), Pada analisis multivariat faktor risiko yang terbukti sebagai faktor risiko Demensia Vaskuler adalah Hipertensi (OR: 4,19 CI :1,984 - 8,867) dan Diabetes Mellitus (OR : 2,37 CI : 1,003 - 5,601). Sedangkan hiperkolesterolemia tidak bermakna secara statistik. Simpulan: Hipertensi merupakan faktor risiko independen demensia vaskuler pada penderita stroke, begitu juga dengan diabetes mellitus.
Background. The Vascular Dementia ( Vad) was second caused from all dementia after Alzheimer dementia ( AD) in the elderly. Any researchs reported to the existence of specific incidency image for the vascular disease, and have earned to identify coresponding risk factors. Research which will be reported still got the controversy result which saw relation of hipertension with occurrence of the vascular dementia. Methods. This research use by device of the matched case-control study. The subject will be taken from the stroke patient with vascular dementia which taken care in the stroke unit and the neurological ward of RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta by consecutive sampling. The significance of correlation will be analysed using Chi-Square. Odds ratios, 95% confidence intervals, and p-values will be calculated. Multivariate analyse will be performed to control the confounding variables interfering the result of this study. Results. 148 patients fit in the inclusion criteria, consisted of 74 dementia cases and 74 control. Univariate analysis showed that risk factors significantly increased vascular dementia event were of Hipertension OR 5,02 (2,446-10,339), Diabetes mellitus OR 3,1(1,396-6,896)and Hypercholesterol OR 2,865(1,470-5,585), hypertriglicerid OR 3,45 (1,36-8,76). Multivariate analysis found independent risk factors were Hipertension OR 4,19 (1,984 - 8,867) and diabetes mellitus OR 2,005 (0,967 – 4,156) Conclusion. Hipertension and diabetes mellitus were independent risk factor of vascular dementia event amang stroke patiens.
Kata Kunci : hipertensi,demensia vaskuler,faktor resiko,kasus kontrol,vascular dementia,risk factorsstroke,hipertension