Laporkan Masalah

Faktor-faktor psikososial yang berpengaruh terhadap kejadian gangguan jiwa di Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Tengah

JUNAIDI, dr. Bambang Hasta Yoga, Sp.KJ

2008 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar belakang: Konflik bersenjata yang berlarut-larut dan lama antara aparat keamanan dengan gerilyawan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam berdampak pada gangguan psikososial masyarakat yang berpotensi meningkatkan morbiditas gangguan jiwa. Tingginya kasus gangguan jiwa dapat diamati dari kunjungan kasus ke BPK-RSJ Banda Aceh dalam tiga tahun terakhir yang meningkat rata-rata diatas 30%, sedangkan jumlah tempat tidur yang terisi (BOR) mencapai 140%. Hal yang sama juga terjadi di Kabupaten Aceh Besar. Pada bulan April 2008 jumlah kasus gangguan jiwa yang berhasil dideteksi sebanyak 1211 kasus. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor–faktor psikososial trauma fisik dan mental, kehilangan anggota keluarga/teman dekat, kehilangan harta benda/pekerjaan tetap dan faktor psikososial lainnya dengan kejadian gangguan jiwa di Kecamatan Ingin Jaya tahun 2008. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan suatu penelitian analitik observasional dengan rancangan kasus kontrol. Sebanyak 77 kasus dan 93 kontrol yang berusia antara 18-65 tahun diambil sebagai subjek penelitian Kasus adalah penderita gangguan jiwa yang masih dapat berfungsi normal secara intelektual, emosional dan sosial dan sudah ditetapkan diagnosanya menurut kriteria diagnostik PPDGJ-III,1993, sedangkan kontrol adalah responden yang tidak menderita gangguan jiwa yang mempunyai karakteristik menyerupai kasus dalam hal jenis kelamin, umur, tingkat pendidikan, pekerjaan dan tempat tinggal. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan komputer mengunakan tabel silang 2x2 dan uji regresi logistik berganda dengan tingkat kemaknaan 95%. Hasil penelitian: Hasil analisis bivariabel menunjukkan variabel tingkat pendidikan, usia ≥60 tahun dan faktor psikososial trauma fisik/mental, kematian anggota keluarga/teman dekat, kehilangan harta benda/pekerjaan tetap dan faktor psikososial lainnya secara statistik ada hubungan bermakna dengan kejadian gangguan jiwa di Kecamatan Ingin Jaya. Hasil analisis multivariabel menunjukkan 2 faktor psikososial yang ada hubungan signifikan dengan kejadian gangguan jiwa yaitu: trauma fisik/mental (OR=6,9; 95% CI=2,976-16,038), dan faktor psikososial lainnya (P=7,9; 95% CI=3,526-18,104). Kesimpulan: Ada hubungan yang bermakna secara statistik (p<0,05) antara faktor psikososial trauma fisik/mental dan faktor psikososial lainnya dengan kejadian gangguan jiwa di Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar tahun 2008.

Background: The ongoing and long armed conflicts between security forces and GAM (Gerakan Aceh Merdeka) fighters in Nanggroe Aceh Darussalam Province had resulted in the community psychosocial disturbance that increased morbidity of mental disorders. The Banda Aceh Mental Hospital saw an increase of visit of more than 30% in the three most recent years, whereas the Bed Occupancy Rate (BOR) reached 140%. The same things happened in Aceh Besar District. Until April 2008, the number of detected mental disorders were 12,11 cases. Research objective: This study aimed to know the relation between psychosocial factors such as physical and mental traumas, the loss of family or friend, the loss of properties or goods and job, and other psychosocial factors with the mental disorders events in subdistrict of Ingin Jaya in 2008. Research method: This study was an analytical and observational research having case control design. 77 cases and 93 controls of the respondents of 18-65 years old being taken as the subjects. The case was person who had mental disorders but he had normal function intellectually, emotionally, and socially functions the diagnose had been fixed according to the diagnostical criteria of PPDGJ-III, 1993, whereas the control was the respondent who did not have any mental disorders having the character of sex, age, education level, job, and residence. We gathered the data by computer using the cross table of 2x2 and multiple logistic regression test with the probability of 95%. Research results: The bivariable analyze results indicated that variable of education level, age of ≤ 60 years old, physical and mental traumas, the loss of properties or goods and job and other psychosocial factors had the significant relation with mental disorders events in subdistrict of Ingin Jaya. The multivariable analyze results indicated the 2 psychosocial factors having significant relation with the mental disorders events, that were the physical and mental traumas (OR=6,9; 95% CI=2,976-16,038), and the other psychosocial factors (P=7,9; 95% CI=3,526-18,104). Conclusion: There was a significant relation statistically (p<0,05) between the psychosocial factors and the mental disorders events in subdistrict of Ingin Jaya of district of Aceh Besar in 2008.

Kata Kunci : Gangguan jiwa,Psikososial,Konflik bersenjata, mental disorders, psychosocial, armed conflicts.

  1. S2_FKU_2008_JUNAIDI_-_Abstract.pdf  
  2. S2_FKU_2008_JUNAIDI_-_Bibliography.pdf  
  3. S2_FKU_2008_JUNAIDI_-_Tableofcontent.pdf  
  4. S2_FKU_2008_JUNAIDI_-_Title.pdf