Laporkan Masalah

Hubungan pemberian kapsul vitamin A dengan kejadian ISPA pada balita di Kota Payakumbuh

YANTI, Prof. dr. Djaswadi Dasuki, MPH, Sp.OG(K), Ph.D

2008 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: Infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) masih merupakan masalah kesehatan dan merupakan penyebab kematian dan kesakitan yang terbanyak di dunia. Lebih kurang 1,9 juta terjadi kematian akibat ISPA setiap tahunnya.Tujuh puluh persen diantaranya terjadi di Afrika dan Asia tenggara. Defisiensi vitamin A merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kejadian infeksi saluran pernafasan akut pada balita. Pemberian vitamin A dosis tinggi pada balita dua kali pertahun akan mengurang resiko terhadap ISPA. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan pemberian kapsul vitamin A pada balita dengan kejadian infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) dan untuk mengetahui faktor-faktor lain yang berhubungan dengan risiko ISPA pada balita. Metode Penelitian: Penelitian observasional analitik dengan menggunakan rancangan kohort retrospektif (historical cohort) dan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian adalah balita usia 12-59 bulan di kota Payakumbuh Sumatera Barat. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariabel menggunakan tabel distribusi frekwensi dan persentase, analisis bivariabel dengan menggunakan Chi-square dengan tingkat kemaknaan p<0,05, nilai risiko relatif (RR) dan analisis multivariabel menggunakan regresi logistik . Hasil: Balita yang tidak mendapat vitamin A dosis tinggi dua kali per tahun mempunyai risiko yang lebih besar terhadap kejadian ISPA pada balita dibanding balita yang mendapat vitamin A dua kali per tahun (OR=3,82: IK 95%=1,14-12,80). Faktor lain yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita adalah: pendidikan ibu (OR=3,91; IK95%=1,19-12,84), status imunisasi dan status ekonomi secara praktis menunjukkan hubungan yang bermakna dengan kejadian ISPA. Sedangkan usia balita dan status gizi tidak menunjukkan hubungan yang bermakna dengan kejadian ISPA pada balita. Kesimpulan: Pemberian vitamin A dua kali per tahun mengurangi risiko ISPA pada balita. Faktor lain yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita adalah pendidikan ibu, status imunisasi dan status ekonomi.

Background: Acute respiratory infection (ARI) is a health problem which has become the major cause of mortality and morbidity in the worldwide. Approximately there are 1.9 million deaths cause by ARI a year whereby 70% of which occur in Africa and Southeast Asia. Vitamin A deficiency is one of factors affecting the incidence of ARI among under five children. The supplementation of high dose vitamin A for under five children twice a year will reduce the risk of ARI. Objective: To identify the relationship between the supplementation of vitamin A capsules for under five children and the incidence of ARI and to find out other factors related to the risk of ARTI among under five children. Method: The study was analytical observational which used retrospective cohort design and quantitative approach. Subject of the study were children of 12 – 59 months old at Payakumbuh Municipality, Sumatera Barat. Data analysis used univariable with frequency distribution table and percentage, bivariable with chi square at significance level p<0.05 and multivariable with logistic regression. Result: Under five children who did not get high dose vitamin A twice a year had greater risk for ARI than those who got vitamin A twice a year (OR=3.82; CI 95%= 1.14-12.80). Another factor related to the incidence of ARI among under five children was education of mothers (OR=3.91; CI 95%= 1.19-12.84), immunization status and economic status. Meanwhile age of children, nutrition status did not have significant relationship with the incidence of ARI among under five children. Conclusion: The supplementation of vitamin A twice a year minimized risk of ARI among under five children . Another factor related to the incidence of ARI among under five children was education of mothers, immunization status and economic status.

Kata Kunci : Vitamin A,ISPA,Balita, Vitamin A, acute respiratory infection, under five children


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.