Perbandingan daya guna magnesium sulfat 3 mg per kgbb intravena dengan midazolam 0,05 mg per kgbb intravena dalam mengurangi kejadian dan beratnya mioklonus pasca induksi etomidat
MULYONO, Sri, dr. Sri Rahardjo, Sp.An, KNA, NCC
2008 | Tesis | S2 PPDS I - Anestesiologi dan ReanimasiLatar belakang dan tujuan: Fentanil, sufentanil dan midazolam banyak dipergunakan untuk mencegah kejadian mioklonus pasca induksi etomidat. MgSO4 60 mg iv dapat mengurangi kejadian mioklonus 24%. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan daya guna MgSO4 3 mg/kgBB iv dengan midazolam 0,05 mg/kgBB iv dalam mengurangi kejadian dan beratnya mioklonus pasca induksi etomidat 0,3 mg/kgBB. Metode: Penelitian uji klinis acak terkontrol buta berganda ini dilakukan terhadap 102 pasien laki-laki maupun perempuan usia 18-65 tahun yang menjalani operasi bedah elektif dengan anestesi umum selain bedah saraf dan seksio sesaria, berat badan 40-70 kg BMI <30 kg/m2, status fisik ASA I-II. Kelompok I mendapatkan MgSO4 3 mg/kgBB iv, kelompok II mendapatkan midazolam 0,05 mg/kgBB iv 3 menit sebelum induksi. 3 menit setelah penyuntikan, dilakukan induksi dengan etomidat 0,3 mg/kgBB iv selama 10 detik. Uji statistik dianggap bermakna bila nilai p < 0,05. Hasil: Kejadian mioklonus pada kelompok midazolam sebesar 56,8% dan MgSO4 68,6% (p=0,219). Pada kelompok midazolam intensitas mioklonus ringan 13,8%, sedang 75,9% dan berat 10,3% sedangkan pada kelompok MgSO4 intensitas mioklonus ringan 34,3%, sedang 42,9% dan berat 22,9% (p=0,029). Onset mioklonus pada kelompok midazolam 55,17 ± 30,061 detik dan kelompok MgSO4 sebesar 54,94 ± 32,197 detik (p=0,977). Durasi mioklonus pada kelompok midazolam 100,72 ± 43,907 dan kelompok MgSO4 90,23 ± 53,087 detik (p=0,398). Simpulan: Kejadian mioklonus pasca induksi etomidat 3 mg/kgBB dengan pemberian pretreatment MgSO4 3 mg/kgBB iv sebesar 68,6% dan midazolam 0,05 mg/kgBB sebesar 56,8%. Pemberian pretreatment MgSO4 3 mg/kgBB tidak lebih baik dalam mengurangi kejadian dan beratnya mioklonus pasca induksi etomidat 3 mg/kgBB.
Background and objectives: Fentanyl, sufentanyl and midazolam commonly used to prevent myoclonus pasca induction with etomidate. MgSO4 60 mg iv able to decrease the incidence of myoclonus in 24%. The objective of this study is to compare the efficacy MgSO4 3 mg/kgBW iv with midazolam 0.05 mg/kgBW iv in decreasing the incidence and the severity of myoclonus pasca induction with etomidate 0.3 mg/kgBW iv. Methods: This is a randomized double blind controlled study to 102 males or females patient of age of 18-65 years old undergoing elective surgery under general anesthesia except neuro surgery or sectio caesaria, body weight 40-70 kg, BMI <30 kg/m2, physical status ASA I-II. Group I received MgSO4 3 mg/kgBW iv, group II received midazolam 0.05 mg/kgBW 3 minutes before induction. 3 minutes after the injection, induction was administrated with etomidate 0.3 mg/kgBW iv within 10 seconds. Data tested statistically significant if p value < 0.05. Results: The incidence of myoclonus in midazolam group was 56,8% and MgSO4 68,6%. in MgSO4 group (p=0.219). In midazolam group the intencity of myoclonus light 13.8%, moderate 75.9% and severe 10.3% while in MgSO4 group the intencity of myoclonus light 34.3%, moderate 42.9% and severe 22.9% (p=0,029). The onset of myoclonus in midazolam group 55.17 ± 30.061 seconds, while in MgSO4 group 54.94 ± 32.197 seconds (p=0.977). The duration of myoclonus in midazolam group 100.72 ± 43.907 seconds, while in MgSO4 group 90.23 ±53.087 seconds (p=0.398). Conclusion: The incidence of myoclonus after induction of 3 mg/kgBW etomidate with pretreatment of MgSO4 3 mg/kgBW iv was 68.6% and midazolam 0.05 mg/kgBW was 56.8% . Pretreatment of 3 mg/kgBB MgSO4 iv does not better in decreasing the incidence and the severity of myoclonus after induction with etomidate 0.3 mg/kgBW iv.
Kata Kunci : Magnesium sulfat,Midazolam,Mioklonus,Etomidat, Magnesium sulfate, midazolam, myoclonus, etomidate