Laporkan Masalah

Perbedaan peningkatan pengetahuan, sikap dan perilaku ibu tentang deteksi dini kanker payudara dengan "Sadari" melalui metode cara belajar aktif (CBA), modul dan leaflet dibandingkan dengan metode modul dan leaflet di Kelurahan Batu Ampar Balikpapan

ANDRAINI, Rus, Dra. IM. Sunarsih, Apt., SU

2008 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang : Penyakit kanker yang paling ditakuti pada seorang wanita selain kanker leher rahim adalah kanker payudara. Penelitian di Amerika menunjukkan bahwa 1/3 kanker yang didiagnosis pada wanita adalah kanker payudara. Kanker menduduki urutan ke-9 dari 10 penyakit terbesar penyebab utama kematian di Indonesia. Kanker payudara penyebab terbanyak ke dua setelah kanker leher rahim yang menyebabkan kematian pada wanita. Kanker payudara dapat disembuhkan bila penderita datang pada stadium dini dan mendapatkan pengobatan yang tepat. Deteksi dini kanker payudara dengan SADARI merupakan langkah awal yang sangat penting untuk mengetahui secara dini adanya tumor pada payudara. SADARI merupakan cara mudah yang dianjurkan untuk dilakukan sejak usia 20 tahun. Tujuan penelitian : Mengetahui perbedaan antara metode CBA, modul dan leaflet dengan metode modul leaflet dalam meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku ibu tentang deteksi dini kanker payudara dengan SADARI di Kelurahan Batu Ampar Balikpapan. Metode Penelitian : Jenis penelitian adalah quasi experiment dengan rancangan penelitian pretest and posttest nonequivalent group design. Penelitian dilaksanakan di Perumahan Bangun Reksa Asri Kelurahan Batu Ampar Balikpapan. Populasi penelitian adalah ibu-ibu yang berusia 27-65 thn. Sampel penelitian ditentukan berdasarkan kriteria inklusi dengan jumlah 45 orang. Alat ukur penelitian dengan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan uji statistik chi square, paired t-test dan independent ttest. Hasil Penelitian : Metode CBA, modul dan leaflet secara bermakna dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku ibu terhadap deteksi dini kanker payudara dengan SADARI (p<0,05) serta dapat mempertahankan pengetahuan dan sikap ibu setelah 1 bulan dilakukan intervensi. Metode modul leafllet secara bermakna dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku ibu terhadap deteksi dini kanker payudara dengan SADARI (p<0,05), namun hanya dapat mempertahankan sikap ibu setelah 1 bulan dilakukan intervensi. Ada perbedaan peningkatan pengetahuan, sikap dan perilaku ibu terhadap deteksi dini kanker payudara dengan SADARI antara kelompok eksperimen dengan metode CBA, modul dan leaflet dan kelompok pembanding dengan intervensi metode modul dan leaflet . Kesimpulan : Promosi kesehatan melalui metode CBA, modul dan leaflet serta metode modul dan leaflet sama-sama dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku ibu terhadap deteksi dini kanker payudara dengan SADARI.

Background: The cancer disease that most frightened by a woman, another than cervical cancer is breast cancer. The study in the USA showed that almost 1/3 cancer that be diagnosed on the female is breast cancer. Cancer was the ninth greatest disease of mortality major cause in Indonesia. The breast cancer was second cause after cervic cancer on woman mortality. The breast cancer could be cure if the suspect arrive in early stage and obtain appropriate treatment. Early detection of breast cancer by SADARI form of very important starting step to knowing early the existence of tumor in breast. SADARI is easy way that be advised to be performed since 20 years old. Objectives: To analyze the influence of active learning method (CBA), modul, and leaflet to the increasing of mother’s knowledge, attitude and practice on early detection of breast cancer by SADARI in Batu Ampar village, Balikpapan. Methods: The research was quasi experimental by pretest and posttest non equivalent design. The research was performed in Bangun Reksa Asri housing, Batu Ampar village, Balik Papan. The population of the research was the mothers in 27-65 years old. The sample was determined based on inclusion qualification, and it was obtained 45 womans. The research measuring tool is questionnaire. Data analysis be perform by Chi Square test, paired t-test and independent t-test). Results: There was significant increasing (p<0.05) in knowledge, attitude and change in behavior of the woman to the early detection of breast cancer by SADARI after get CBA intervention, modul, leaflet. There was no significant difference (p>0.05) between experiment group (CBA, modul, and leaflet) and comparison group (modul, leaflet) to the increasing of knowledge, attitude, and behavior of a woman on early detection of breast cancer by SADARI. Conclusions: Health promotion through CBA method, modul and leaflet (experiment group) and modul and leaflet (comparison group), was equal in increasing a knowledge, attitude, and behavior of the woman to the early detection of breast cancer by SADARI.

Kata Kunci : Cara belajar aktif,(CBA),Kanker payudara,Perilaku sehat,Perilaku ibu,learning active method; module and leaflet; knowledge; attitude; behavior, early detectiuon of breast cancer, SADARI


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.