Laporkan Masalah

Pola asuh ibu sebagai faktor resiko kejadian energi protein pada anak balita di Kec. Bungku Utara Kab. Morowali Sul-Teng

RAZAK, Adni Abd, Ir. I Made Alit Gunawan, M.Si

2008 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang : Kurang energi Protein (KEP) merupakan salah satu penyakit gangguan gizi yang terjadi pada anak-anak dibawah umur lima tahun (balita). Berdasarkan data hasil PSG tahun 2005 dan tahun 2006, prevalensi KEP Propinsi Sulawesi Tengah 30,61% dan 30,84%. Sedangkan Kabupaten Morowali 11% dan 11,6%. Banyak faktor yang menyebabkan timbulnya anak balita kurang gizi diantaranya ketidak seimbangan asupan gizi, penyakit infeksi dan pola asuh ibu yang meliputi perawatan dan pemberian makan anak balita. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh ibu sebagai faktor risiko kejadian kurang energi protein (KEP) pada anak balita. Metode : penelitian ini adalah observasional dengan mengunakan rancangan Case Control. Populasi dan sampel penelitian adalah anak balita yang menderita KEP dengan mengunakan indikator berat badan menurut umur atau BB/U baku antropometri menurut standar WHO-NCHS yaitu <–2 SD sampai ≥–3 SD. Sedangkan kontrolnya adalah anak balita yang tidak menderita KEP. Adapun respondennya adalah ibu dari anak balita yang menderita KEP dan tidak menderita KEP yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel yang diteliti adalah pola asuh, penyakit infeksi sebagai variabel penggangu dan status gizi. status gizi balita KEP dan tidak KEP diolah dengan indeks BB/U dibandingkan dengan baku standar WHO-NCHS. Untuk melihat pola asuh sebagai faktor risiko kejadian KEP digunakan uji chi-square dan odds ratio dengan bantuan computer. Hasil : Pada penelitian ini pola asuh ibu yang kurang pada balita KEP terdapat 23 (57,5%) sedangkan pola asuh ibu yang baik pada balita tidak KEP terdapat 35 (87,5%). Hasil uji statistik diperoleh nilai p<0,05 yaitu p= 0,001 dengan demikian ada perbedaan yang bermakna antara pola asuh ibu yang meliputi pengetahuan, sikap dan praktek dalam merawat dan memberi makan dengan kejadian kurang energi protein (KEP) pada anak balita. Kesimpulan : Pola asuh ibu yang kurang baik berisiko lebih besar mempunyai balita KEP dibandingkan pola asuh ibu yang baik dalam merawat dan memberi makan pada anak balita.

Background: Protein energy malnutrition (PEM) is one of nutrition disorders which happens to children under five years. According to data of nutrition status examination result 2005 and 2006, the prevalence of PEM at the Province of Sulawesi Tengah was 30.61% and 30.84%, whereas at District of Morowali was 11% and 11.6%. Lots of factors cause malnutrition among children under five, among others are imbalanced nutrient intake, infection and rearing pattern of mothers comprising care and food supply. Objective: The study aimed to identify rearing pattern of mothers as risk factor for the prevalence of PEM in children under five. Method: This was an observational study with case control study design. Population and samples of the study were children under five suffering from PEM as indicated from anthropometric standard weight for age according to standard of WHO National Centre Health Statistic (NCHS), <-2 SD to ≥-3 SD. The control were children under five who did not suffer from PEM. Respondents consisted of mothers of children who had PEM and did not have PEM that fulfilled inclusion and exclusion criteria. The variables observed were rearing pattern, infection as confounding variable and nutrition status. Nutrition status of children with PEM and without PEM was processed using index of weight for age against standard of WHO-NCHS. Chi Square and odds ratio were used to identify rearing pattern as risk factor for PEM. Result: The result of the study showed that there were 23 mothers (57.5%) practising poor rearing pattern in Children with PEM and there were 35 mothers (87.5%) practising good rearing pattern in children without PEM. The result of statistical test showed p<0,05, i.e. p=0,001 so there was significant difference in rearing pattern of mothers which consisted of knowledge, attitude and practice in the care and food supply of children under five. Conclusion: Poor rearing pattern of mothers brought greater risk for children with PEM than good rearing pattern in the care and food supply of children under five.

Kata Kunci : Kurang energi protein,KEP,Anak balita,Pola asuh,Protein energy malnutrition, among children, rearing pattern.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.