Laporkan Masalah

Keinginan ber KB untuk menunda kelahiran anak pertama pada calon pengantin di Kabupaten Purworejo

SUGIYORINI, Esti, dr. Siswanto A.W., SU, MSc, Sc.D

2008 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: Kematian ibu di Indonesia 10,3 persen karena terlalu muda saat hamil dan melahirkan. Di Kabupaten Purworejo tahun 2005 terdapat 14.16 persen wanita menikah berusia dibawah 20 tahun. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kehamilan yang terjadi diusia kurang 20 tahun meningkatkan angka kesakitan dan kematian ibu dan bayi. Tujuan Penelitian : Mengetahui keinginan ber-KB untuk menunda kelahiran anak pertama pada calon pengantin di Kabupaten Purworejo. Metode Penelitian: Jenis penelitian kualitatif dengan rancangan studi kasus. Sampel penelitian calon pengantin di Kabupaten Purworejo, yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Besar sampel 16 calon pengantin dengan 8 calon pengantin wanita 8 calon pengantin pria, pengambilan subjek dengan purposive sampling dengan kategori umur, pendidikan, pekerjaan dan asal. Metode pengambilan data menggunakan wawancara mendalam. Analisis data diskriptif dengan: koding, axial koding dan interprestasi hasil dalam bentuk narasi. Hasil Penelitian: Nilai anak dianggap positif sebagai keuntungan ekonomi dan jaminan dihari tua, kepaduan hubungan suami istri dan penerus garis keturunan. Sumber dan informasi kontrasepsi yang didapat masih kurang. Keinginan untuk menunda kelahiran anak pertama hanya pada calon pengantin wanita berumur 15-19 tahun dan pria 20-24 tahun serta bekerja tidak tetap yang dipengaruhi oleh faktor ekonomi dan psikologi. Tidak ada keinginan ber-KB untuk menunda kelahiran anak pertama, keinginan ber- KB calon pengantin untuk mengatur jarak kelahiran. Dengan kontrasepsi pilihan pil dan suntik. Sikap calon pengantin positif terhadap kontrasepsi pil, suntik, susuk dan IUD, tetapi semua bersikap negative terhadap kontrasepsi steril dan kontrasepsi pada pria. Kesimpulan: Tidak ada keinginan ber-KB untuk menunda kelahiran anak pertama, dipengaruhi nilai dan keinginan terhadap anak, pendidikan, social- budaya dan kurangnya informasi tentang kontrasepsi.

Background: Maternal mortality rate in Indonesia caused by early pregnancy and child birth is 10.3%. At District of Purworejo in 2005 there was 14.16% of women who got married under 20 years old. Some studies show that pregnancy among women under 20 years old increase maternal and infant morbidity and mortality. Objective: To identify a desire for family planning to postpone having first child among brides-to-be at District of Purworejo. Method: The study was qualitative with case study design. Samples were brides-to-be at District of Purworejo that fulfilled inclusion and exclusion criteria. There were 8 couples of brides-to-be purposively chosen using category of age, education, occupation and home- town. Data were obtained through indepth interview and analyzed using coding, axial coding and the result of interpretation was presented in narration. Result: Brides-to-be had positive understanding of value of children because of economic advantages and guarantee in old age, harmony in relationship between husband and wife and continuity of generation. They lacked information about contraception. Strong desire to postpone having first child existed among brides of 15-19 years old and bridegroom of 20 – 24 years old and those who did not have permanent occupation (economic and psychological factors). There was no desire for family planning to postpone having first child; there was desire for family planning among brides-to-be to manage birth-spacing using contraception with pill and injection methods. Had positive attitude toward contraception using pills, injection, implant and intra uterine device but had negative attitude about sterile contraception method and contraception for men. Conclusion: Absence of desire of family planning to postpone having first child was affected by value and desire of having a child, education, social cultural factors, and lack of information about contraception.

Kata Kunci : Keinginan ber KB,Penundaan kelahiran,Calon pengantin,family planning, postponement of childbirth, brides-to-be


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.