Laporkan Masalah

Faktor-faktor yang berhubungan dengan pola pemberian ASI di Puskesmas Pekanbaru Kota, Kota Palangkaraya

GUSTINA, Nila, Prof. dr. Hamam Hadi, MS, Sc.D

2008 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar belakang : Pemberian ASI Eksklusif kepada bayi merupakan hal yang penting dalam pembangunan sumber daya manusia sejak dini, karena sejak dini bayi mendapatkan makanan yang paling sehat dan tepat yang akan memberi pengaruh positif terhadap tumbuh kembang selanjutnya. Pencapaian cakupan pemberian ASI eksklusif di Kota Pekanbaru berdasarkan laporan bulanan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru tahun 2006 adalah dari jumlah bayi 18,724 orang yang mendapat ASI Eksklusif berjumlah 4,851 orang yaitu 25,91%. Puskesmas Tampan 25,61, Puskesmas Sidomulyo 21,01 dan yang terendah terdapat di Puskesmas Pekanbaru Kota yaitu 138 orang yaitu 15,33%. Data tersebut tergolong sangat rendah apabila dibandingkan dengan cakupan ASI di Propinsi Riau yaitu 52% dan target nasional yaitu sebesar 80%. Tujuan : Untuk mengetahui faktor-faktor yang hubungan dengan pola pemberian ASI di Puskesmas Pekanbaru Kota. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif observasional dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian adalah semua ibu-ibu yang mempunyai anak berusia 6 - 24 bulan yang berada di wilayah kerja Puskesmas Pekanbaru Kota. Jumlah responden sebanyak 199 orang, pengambilan sampel secara simple random sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat, analisis bivariat dengan uji chi square dan analisis multivariat dengan regresi logistik. Hasil penelitian : hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bivariat umur ibu, jumlah anak dan pendapatan keluarga tidak berhubungan dengan pola pemberian ASI (p>0,05), sedangkan pengetahuan, sikap, perilaku, pendidikan dan status pekerjaan ibu serta dukungan suami/orang tua berhubungan dengan pola pemberian ASI (p<0,05). Hasil analisis regresi logistik berganda terhadap pola pemberian ASI odds ratio untuk perilaku 6,762 hal ini berarti responden yang mempunyai perilaku baik memberikan ASI eksklusif 6,762 kali lebih tinggi jika dibandingkan dengan responden yang mempunyai perilaku kurang baik. Kesimpulan : Faktor-faktor yang berhubungan dengan pola pemberian ASI di Puskesmas Pekanbaru Kota adalah pengetahuan, sikap, perilaku, pendidikan, status pekerjaan ibu dan dukungan suami/orang tua. Sedangkan umur ibu, jumlah anak dan pendapatan keluarga tidak berhubungan dengan pola pemberian ASI.

Background: Exclusive breastfeeding for infants is important for early human resources development because early breastfeeding will bring positive effects to further growth and development. Coverage of exclusive breastfeeding at Pekanbaru Municipality based on monthly report of Pekanbaru Municipal Health Office in 2006 was 25.9% or 4,851 out of 18,724 infants. At health center of Tampan the coverage was 25.61%, Sidomulyo was 21.01% and Pekanbaru Kota was 15.33% (the lowest). Those figures are relatively very low compared to coverage of breastfeeding at the Province of Riau, i.e. 52% and national target, i.e. 80%. Objective: To identify the relationship factors of breastfeeding pattern on Pekanbaru Kota Health Center. Method: The study was quantitative observational with cross sectional design. The population were all mothers having infants of 6-24 months old at the working area of Pekanbaru Kota Health Center. Samples were determined using sample random sampling technique. Data analysis used univariable, bivariable with Chi square test and multivariable with logistic regression. Result: The result of bivariable analysis showed that age of mothers, number of children and family income had no relationship with breastfeeding pattern (p<0.05), whereas knowledge, attitude, behavior, education and occupational status of mothers as well as support of husband/family had relationship with breastfeeding pattern (p<0.05). The multi-regression logistic analysis on breastfeeding pattern and the odd’s ratio for behavior was 6,762 this means that respondents having good behavior in breast feeding was 6,762 times higher compared to those with poor behavior. Conclusion: Factors related to breastfeeding pattern at Pekanbaru Kota Health Center were knowledge, attitude, behavior, education, occupational status of mothers and support of husband/family. Whereas age of mothers, number of children and family income had no relationship with breastfeeding pattern.

Kata Kunci : Pola pemberian ASI, Pengetahuan, Sikap, Perilaku, Karakteristik Ibu, breastfeeding pattern, knowledge, attitude, behavior


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.