Kemampuan motorik kasar siswa sekolah dasar penderita obesitas di kota Yogyakarta
WATI, Isti Dwi Puspita, Dr. dr. BM. Woro Kushartaanti, MS
2008 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang : Masa anak masih dalam masa pertumbuhan dan perkembangan yang pesat. Banyak aspek yang dapat mempengaruhi kegagalan dalam masa pertumbuhan dan perkembangan antara lain genetik, lingkungan alam, status sosial ekonomi keluarga, status gizi, lingkungan sosial dan budaya. Kesalahan dalam asupan makanan dapat menimbulkan gizi buruk pada anak, dalam hal ini gizi kurang dan gizi lebih (obesitas). Obesitas berbahaya bagi proses tumbuh kembang anak karena mengganggu proses metabolisme serta menyebabkan resiko terkena berbagai penyakit kardiovaskuler. Tujuan : Untuk mengetahui kemampuan motorik kasar siswa sekolah dasar (SD) penderita obesitas di Kota Yogyakarta serta untuk mengukur kemampuan motorik siswa sekolah dasar (SD) berdasarkan tingkat obesitas di kota Yogyakarta. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rangcangan cross sectional. Subjek penelitian siswa SD di Kota Yogyakarta yang menderita obesitas berjumlah 158 siswa. Subjek discrening kemudian dites dengan menggunakan fat kaliper dan diukur tinggi badan dan berat badan. Siswa yang tergolong obesitas diberi tes kemampuan motorik kasar meliputi lempar dengan target, kelentukan, standing long jump, squat, push up, keseimbangan dan lari kelincahan. Data dianalisis dengan menggunakan uji korelasi dengan korelasi spearman dengan derajat kemaknaan 95%, p < 0,05. Hasil : Kemampuan motorik kasar anak berhubungan terbalik dengan tingkat obesitas (rhitung = - 0,465), sehingga anak yang mengalami obesitas berat mempunyai kemampuan motorik kasar yang jelek. Pada kelenturan, standing long jump, keseimbangan dan lari kelincahan tidak menunjukkan adanya hubungan dengan tingkat obesitas (sig > 0,05). Kesimpulan : Siswa yang menderita obesitas berat mempunyai kemampuan motorik kasar yang kurang.
Background: Childhood is the period of rapid growth and development. Various aspects can affect problems in growth and development such as genetics, natural environment, and social economic status of the family, nutrition status, social and cultural environment. Inappropriate food intake can cause malnutrition in children, both undernourishment and over nourishment (obesity). Obesity is not good for the process of child growth and development because it distorts the process of metabolism and bring risks for cardiovascular diseases. Objective: To identify gross motor ability of obese elementary school students at Yogyakarta Municipality and evaluate motor ability of elementary school students based on degree of obesity. Method: The study was observational with cross sectional design. Subject of the study were 158 obese elementary school students at Yogyakarta Municipality. Subjects were screened and tested using fat caliper and their height and weight were measured. If they belonged to obese their gross motor ability was tested comprising throwing with target, flexibility long jump standing, squatting, push up, balance and speed running. Data were analyzed using Spearman correlation at CI95%, p<0.05. Result: Gross motor ability of children have negative correlate with obesity (rrho= - 0,465), so child with heavy obesity have the bad gross motor ability. However there was no relationship between ability of flexibility, standing long jump, balance, and speed running the mobility (sig > 0,05). Conclusion: Child which progressively obesity will have a lower gross motor ability.
Kata Kunci : Obesitas,Kemampuan motorik kasar anak, obese children, gross motor ability