Efektifitas penurunan jumlah angka kuman alat makan dan efisiensi biaya yang digunakan pada metode pencucian alat makan di Rumah Sakit Kota Surakarta
ANDRIYANI, Annisa, Ir. I Made Alit Gunawan, M.Si
2008 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Salah satu jalur perjalanan makanan melewati proses pencucian alat makan. Proses pencucian alat makan yang sempurna memegang peranan di dalam mencegah menularnya penyakit, sebab alat makan yang tidak bersih dan mengandung mikroorganisme dapat menularkan penyakit lewat makanan. Oleh sebab itu diperlukan proses pencucian yang memenuhi standar kesehatan. Metode pencucian alat makan yang digunakan saat ini di rumah sakit ada tiga yaitu electronic dishwashing, three compartemen sink (TCS) dan metode sederhana. Ketiga metode tersebut mempunyai tujuan yang sama yaitu untuk membersihkan alat makan, untuk mengetahui efektifitas dan efisiensi ketiga metode tersebut perlu diketahui jumlah angka kuman dan biaya yang digunakan. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penurunan jumlah angka kuman dan efisiensi biaya yang digunakan pada metode pencucian electronic dishwashing, TCS dan metode sederhana di Rumah Sakit Kota Surakarta. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah eksperiment dengan rancangan percobaan acak lengkap (RAL). Populasi adalah semua alat makan yang ada di Rumah Sakit Kota Surakarta dengan kreteria yang telah ditentukan. Rumah sakit yang memenuhi kreteria yaitu RSU. DR. Moewardi Surakarta, RS Ortopedi.Prof.DR.R.Soeharso Surakarta dan RSD Banjarsari Surakarta. Sampel yang digunakan adalah 6 yang berupa 2 plato, 2 gelas dan 2 sendok. Jumlah unit percobaan dalam penelitian ini adalah 3 perlakuan x 3 ulangan x 6 alat makan x 2 pemeriksaan = Jumlah 108 unit percobaan. Analisis akan dilakukan dengan uji-t, uji Anova dan Cost Effectivity Analysis. (CEA) Hasil: Hasil uji-t menunjukkan p=0,001, sehingga pada ketiga metode pencucian berpengaruh dalam menurunkan jumlah angka kuman alat makan. Uji Anava menunjukkan p=0,002 berarti ada perbedaan penurunan jumlah angka kuman pada ketiga metode. Uji Duncan memperlihatkan bahwa metode electronic dishwashing dan TCS mempunyai pengaruh yang sama dalam menurunkan jumlah angka kuman. Efisiensi biaya yang digunakan adalah pada metode TCS dimana setiap rupiah bisa menurunkan 15,56 koloni/cm² Kesimpulan : Ada pengaruh penurunan jumlah angka kuman sebelum dan setelah pencucian pada ketiga metode, sedangkan pengaruh yang paling efektif menurunkan jumlah angka kuman dan efisien terhadap biaya yang digunakan adalah metode TCS.
Background: Proper process of electronic dishwashing has an important role in the prevention of disease transmission because unclean dishes that contain microorganism can transmit diseases through foods. Therefore the process of dish washing has to fulfill the standard of health. Currently there are three methods of electronic dishwashing in the hospital; electronic electronic dishwashing, three compartment sink (TCS) and conventional method. They have the same purpose, cleaning dishes. To find out effectiveness and efficiency of those three methods it is necessary to know the germ rate and cost spent. Objective: The study aimed to identify effectiveness of germ rate reduction and cost efficiency of electronic electronic dishwashing, TCS and conventional method of electronic dishwashing at hospitals in Surakarta Municipality. Method: This was an experiment which used comprehensive random trial design. Population were all dishes at hospitals of Surakarta Municipality with certain criteria. Hospitals that fulfilled the criteria were Dr. Moewardi Hospitals, Prof. Dr. R. Soeharso Orthopedic Hospital and Banjarsari Hospital. There were 6 items of samples consisting of 2 plates, 2 drinking glasses and 2 spoons. The number of experiment units in the study were 3 experiments x 3 times repeating x 6 items of dishes x 2 evaluations totaling 108 units of experiment. Analysis used t-test, anova and cost effectiveness. Result: The result of t-test showed p=0,001 so that the three methods of electronic dishwashing affected the reduction of germ rate of dishes. The result of Anova test showed p=0.002, meaning that there was difference in germ rate reduction in the three methods. The result of Duncan test showed that electronic electronic dishwashing and TCS methods had the same effects in reducing germ rate. Cost effectiveness was achieved in TCS method whereby every rupiah could reduce 15.56 coloni/cm2. Conclusion: There was reduction of germ rate before and after electronic dishwashing in the three methods. TCS method was the most effective in reducing germ rate and most efficient in cost.
Kata Kunci : Metode pencucian,Alat makan,Angka kuman,Efisiensi biaya, washing method, dishes, germ rate, cost effectiveness