Pengembangan Sistem Informasi Geografis Untuk Pemantauan Wialayah Setempat (PWS) Program Imunisasi di Kota Palangkaraya
RAKHMAWATY, Lilyk, Prof. dr. Hari Kusnanto, DrPH
2008 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang : Saat ini pemanfaatan Sistem Informasi Geografi (SIG) berkembang pesat diberbagai bidang termasuk di bidang kesehatan. SIG mempunyai kemampuan untuk menampilkan informasi spasial dan non spasial secara berkesinambungan. Sebagai penanggung jawab program imunisasi, Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya belum memanfaatkan SIG. Kegiatan analisis melalui pemantauan wilayah setempat (PWS) masih dilakukan secara sederhana. Sangat penting melakukan pemantauan terhadap cakupan pelayanan dan dampak program sehingga daerah risiko tinggi terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) dapat terdeteksi. Dengan adanya aplikasi SIG untuk PWS Imunisasi diharapkan dapat membantu monitoring program. Tujuan Penelitian : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan sistem informasi berbasis wilayah untuk PWS Imunisasi di Kota Palangka Raya yang meliputi identifikasi kebutuhan, desain sistem dan pemanfaatan sistem. Metode Penelitian : jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif – kualitatif dengan pendekatan action research. Hal ini dipilih karena dalam action research terjadi kolaborasi antara peneliti dan pengguna dalam menentukan kebutuhan terhadap sistem informasi imunisasi. Hasil Penelitian : Pengembangan SIG PWS Imunisasi ini menghasilkan peta cakupan untuk semua antigen, sebaran penyakit PD3I dan stratifikasi tetanus nenonatorum. Adanya sistem dapat memberikan informasi masalah program sehingga dapat dilakukan suatu tindakan antisipasi. Kesimpulan dan Saran : Sistem Informasi PWS Imunisasi Berbasis Wilayah bermanfaat untuk efisiensi dan efektifitas program karena dapat memangkas waktu kerja dan mampu memberikan informasi yang dibutuhkan manajer. Untuk menjaga kualitas informasi imunisasi sistem sebaiknya dikembangkan mulai unit analisis individu.
Background: Recently usage of Geographic Information System (GIS) rapidly developed in many subjects, including in health. GIS has capabilities to presents spatial and non-spatial information simultaneously. As the authority for immunization programs, Health Office of Palangka Raya City does not use the GIS yet. Analysis program through Local Areal Monitoring (LAM) has been done modestly. It has been considered to be important to do monitoring for service coverage and program impacts in order to detect any high risk area for diseases than can be prevented by immunization (PD3I). It is expected that GIS application for Immunization LAM can help monitoring program. Objectives: This research aims to develop areal-based information system for Immunization LAM in Palangka Raya City which covers needs assessment, system design and usage. Methods: Research method chosen in this study was descriptive – qualitative with action research approaches. It was chosen because the action research allows collaboration between researcher and user to define their needs for the immunization information system. Results: Development of the Immunization LAM GIS results coverage maps for all antigen, distribution of PD3I and stratification of tetanus nenotarum. The system also can provide information on program’s problem for immediate anticipation action. Conclusion and Recommendation: The Areal Based Immunization LAM Information System is useful for program efficiency and affectivity since it can cut working time and is capable to deliver information needed by manager. For keeping the information on immunization quality, the system supposed to be developed from individual analysis unit.
Kata Kunci : Sistem Informasi Geografi,Pemantauan Wilayah Setempat Imunisasi,Pengembangan, Geographic Information System, Immunization LAM, Development