Kemauan Membayar Iur Premi Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan di Kota Padang Panjang Sumatera Barat
TIBRANI, Endayani, Prof. dr. Laksono Trisantoro, M.Sc, PhD
2008 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Jaminan Pemeliharaan Kesehatan kota Padang Panjang (JPKPP) adalah merupakan program perlindungan kesehatan yang diberikan oleh Pemerintah kota Padang Panjang melalui pola asuransi yang dikelola oleh PT. Askes kepada masyarakat kota Padang Panjang. Peserta JPK-PP adalah seluruh masyarakat yang telah tercatat resmi sebagai penduduk kota Padang Panjang, selain masyarakat yang telah menjadi peserta Askes Sosial (PNS,Pensiunan, Veteran, Perintis Kemerdekaan beserta anggota keluarga tertanggung), Askeskin (Masyarakat Miskin dan Tidak Mampu), Askes Komersial (karyawan BUMN/BUMD/Swasta), Jamsostek, Asabri (TNI, Polri) maupun peserta asuransi kesehatan lainnya. Kebijakannya adalah Premi Rp. 5000,- per jiwa perbulan ditanggung oleh Pemerintah kota Padang Panjang tanpa melibatkan potensi masyarakat. Untuk pengembangan program dan agar dapat meningkatkan potensi masyarakat maka sangat perlu diteliti kemauan membayar iur premi masyarakat pada program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan kota Padang Panjang . Tujuan: Untuk mengetahui kemauan membayar iur premi masyarakat demi pengembangan dan kesinambungan program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan di kota Padang Panjang. Metode: Jenis penelitian ini adalah metode kuantitatif yang diperkuat dengan metode kualitatif , data diperoleh dengan kuesioner dan wawancara mendalam. Responden dalam penelitian ini adalah peserta Jaminan Pemeliharaan Kesehatan di kota Padang Panjang. Hasil: Masyarakat mau membayar iur premi untuk pengembangan program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan di kota Padang Panjang karena mempunyai persepsi yang baik tentang manfaat dan mutu program tersebut. Masyarakat memilih paket B dengan iur premi sebesar Rp. 20.000. Kesimpulan : Implementasi iur premi Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan di kota Padang Panjang dapat dilaksanakan dengan melakukan promosi aktif terhadap masyarakat, khususnya masyarakat menengah ke atas dan dengan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.
Background: Jaminan Pemeliharaan Kesehatan kota Padang Panjang (JPK-PP or Health Insurance Scheme in Padang Panjang city) is a health safety program provided by the government of Padang Panjang city which is dedicated to Padang Panjang community through the insurance pattern managed by P.T. Askes. The members of JPK-PP include the community of Padang Panjang city, which has been officially documented as an inhabitant of Padang Panjang city, in addition to the community which has been a Social Health Insurance (Askes Sosial) participants (PNS or government employees, pensioner, veteran, independence pioneer with its whole insured family member), Askeskin (Poor Families and Penniless), Commercial Health Insurance or Askes Komersial (for the employees of BUMN (work corporation of the country)/BUMD (work corporation of the district)/private sector), Jamsostek,(for private sector workers) Asabri (TNI or Indonesian National Army, Polri or Indonesian Police Department) and other health insurance members. The policy is that the premium which has been set at Rp. 5000,00 per individual per month will be paid by the Government of Padang Panjang city without involving the community potency. It was really needed to evaluate the willing of the community to pay the premium sharing for Health Insurance Scheme in Padang Panjang city program in order to develop the program and to increase the community potency. Objective: The aim of this study was to identify the will of the community to pay the premium sharing for the sake of the development and the continuity of Health Insurance Scheme program in Padang Panjang city. Metode: The study used quantitative method strengthened with qualitative method. Data was collected from the questioner and deep interview. The respondents of this study were the member of Health Insurance Scheme in Padang Panjang city. Result: The community was willing to pay the premium sharing for the development of the Health Insurance Scheme program because they had good perception about the benefit and quality of that program. The community chose the B packet, which the premium sharing was Rp. 20.000,00. Conclusion: The implementation of contribution expense considering the premium payment for Health Insurance Scheme program in Padang Panjang city can be realized by performing active promotion to the community especially to the wealthy families, and by enhancing the health service quality.
Kata Kunci : Persepsi Terhadap Manfaat, Persepsi Mutu Layanan, Kemauan Membayar Iuran, Program Jaminan Pemeliharaan, Perception toward benefit/quality, perception toward service quality, experience as a participant, the willing to pay the premium sharing for Health In