Kualitas Pelayanan Antenatal di Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau
MUSMULYADI, dr. Mubasysyir Hasanbasri, MA
2008 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Hasil Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) 2002/2003 angka kematian ibu (AKI) yaitu 307/100.000 KH dan angka kematian bayi (AKB) 35/1000 KH, namun angka ini masih tinggi diantara negara-negara ASEAN. Di Kabupten Natuna tahun 2006 angka kematian bayi adalah 66 dari 1.983 KH, sedangkan angka kematian ibu 19 dari 2.811 dari ibu hamil. Jumlah kunjungan ibu hamil K1 adalah 73%, K4 51%. Berbagai upaya telah dilakukan dalam rangka menangani masalah namun belum menunjukkan hasil yang memuaskan. Salah satu usaha adalah meningkatkan kualitas pelayanan dengan meningkatkan kemampuan dan ketaatan bidan terhadap prosedur pelayanan antenatal. Hal lain yang perlu diperhatikan guna mendukung meningkatkan kualitas pelayanan antenatal adalah pengorganisasian, logistik, dan supervisi dalam pelayanan antenatal. Upaya ini dilakukan untuk membina, mendidik dan membimbing guna memperbaiki kinerja teknis para bidan yang akan menjadi tenaga pelaksana antenatal yang lebih berkualitas. Tujuan Penelitian: Penelitan ini untuk mengetahui kualitas pelayanan antenatal di Puskesmas Kabupaten Natuna. Metode Penelitian: Penelitian deskriptif dengan rancangan studi kasus menggunakan metode kualitatif. Pengambilan sampel secara purposiv sampling dengan jumlah informan penelitian 13 orang. Hasil: Kemampuan dan ketaatan bidan terhadap prosedur tetap pelayanan antenatal masih kurang, tenaga yang masih kurang dan belum menyebar, dana yang belum maksimal, sistim logistik belum sempurna dengan masih adanya sarana dan prasarana belum tersedia, supervisi yang belum efektif, sehingga kualitas pelayanan antenatal masih rendah dan tidak sesuai dengan yang diharapkan. Kesimpulan: Kualitas pelayanan antenatal di Kabupaten Natuna masih rendah sehingga pelayanan antenatal yang diberikan oleh bidan belum berjalan dengan baik dan sempurna. Perlu diadakan peningkatan kemampuan dan ketaatan terhadap prosedur dengan penyegaran, sosialisasi prosedur tetap, pengorganisasian yang baik, melengkapi sarana dan prasarana dan supervisi yang efektif dalam pelayanan antenatal.
Background. Indonesian Health Survey has shown the high incidence of maternal death rate on 307/100.000 live birth and infant death rate on 35/1000 live birth, and these figures is amongst the highest compared to other ASEAN countries. On 2006, Natuna Regency’s infant death rate was 66 from 1.983 live births, maternal death rate was 19 from 2.811 pregnancies. Pregnant women’s visit rate K1 was 73%, and K4 was 51%. A number of efforts has been made to overcome the problems but no satisfying result was shown. One of the efforts was to improve service quality by improving midwives’ capability and compliance toward antenatal care. Other aspects that needed attention to support the quality improvement are antenatal care management, logistics, and service supervision. Antenatal care management is done to develop, educate, and guide midwives hence to improve their technical skills as professional antenatal care provider. Objectives. The study is to learn antenatal care quality at the health center in Natuna Regency. Methods. This was a descriptive study with study case design using qualitative method. Sample was collected using purposive sampling with 13 study informants. Results. Midwives’ capability and compliance toward antenatal care standard procedures were still under average and poorly dispersed, lack of maximum funding, imperfect logistic system, lack of facilities, and ineffective supervision, resulting in low quality and under expectation antenatal care. Conclusion. Antenatal care quality in Natuna Regency is still low hence services given by midwives are still inadequate and imperfect. Efforts are needed to improve midwives’ capability and compliance toward procedures by giving reeducation, standard procedures socialization, better management and facilities, and effective supervision in antenatal care service.
Kata Kunci : Kualitas Pelayanan Antenatal,Bidan, Antenatal care quality, midwive