Penetapan Paket Pelayanan Kesehatan dan Perhitungan Premi Program Pemeliharaan Kesehatan Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman Tahun 2007
INTIASARI, Arih Diyaning, Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc, Ph.D
2008 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang : Dalam rangka menyediakan akses pelayanan kesehatan bagi mahasiswanya, Universitas Jenderal Soedirman mengembangkan suatu skema asuransi kesehatan dalam program BPKM pada awal tahun akademik 2006/2007. Dalam periode pertama tersebut banyak terdapat kendala yang mengakibatkan skema benefit belum mencakup seluruh kebutuhan mahasiswa akan pelayanan kesehatan. Diharapkan pada periode mendatang ada pengembangan benefit paket dan premium settingnya agar program BPKM dapat berjalan lebih baik. Tujuan: Merancang alternatif paket pelayanan kesehatan dan Perhitungan Premi yang rasional untuk pelaksanaan program BPKM sesuai cakupan kepesertaan di Universitas Jenderal Soedirman di tahun mendatang dan mengidentifikasi persepsi pengelola BPKM dan mahasiswa terhadap pengembangan pelaksanaan program BPKM di tahun mendatang Metode Penelitian: Penelitian observasional deskriptif dengan rancangan studi kasus ini menggunakan pendekatan kombinasi penelitian kualitatif dan kuantitatif secara komplementer. Rancangan penelitian utama adalah penelitian kuantitatif. Hasil : Paket pelayanan Soedirman Health Centre untuk program BPKM ditetapkan mencakup pelayanan kesehatan RJTP, RJTL dan RI. Perhitungan biaya satuan RJTP di SHC pada BP mencapai Rp. 19.208 dan pada BPG sebesar Rp. 73.313. Perhitungan premi dilakukan dengan menggunakan utilisasi riil SHC sebesar Rp. 5.283/mahasiswa/semester dan dengan utilisasi riil JPKM Purbalingga sebesar Rp 58.588/mahasiswa/semester. Pengelola dan mahasiswa menyambut positif terhadap pengembangan program BPKM di masa yang akan datang. Kesimpulan : Penetapan paket pelayanan kesehatan dan premi yang rasional dalam program BPKM diharapkan mampu mendorong pengembangan program asuransi kesehatan untuk mahasiswa di lingkungan Universitas Jenderal Soedirman dan dapat menjadi bahan advokasi kepada pengambil kebijakan dalam pengembangan program di masa yang akan datang.
Background: In an effort to provide health service access to its students, University of Jenderal Soedirman develops a scheme of health insurance in the program of student health care assistance during academic year 2006/2007. During this period there were some problems which caused the scheme unable to cover all needs of students for health services. It is expected that next time there is development in health service package and premi calculation in order that the program of student health care assistance can operate better. Objective: To develop alternative health service package and rational premi calculation for the implementation of student health care assistance based on the coverage of participation at the University of Jenderal Soedirman in the future. Method: This case study used complementary qualitative and quantitative approach. Major research design was quantitative. Result: Service package of Soedirman Health Center for the program of student health care assistance included primary outpatient, continuing outpatient and inpatient health services with particular limitation either on cost or length of stay. Unit cost calculation of primary outpatient health service at Student Health Center for Medication clinic was Rp 24,423 and for Dental Medication clinic was Rp 96,387. Premi calculation was made using actual utilization for Student Health Center as much as Rp 6,180/student/semester and for Purbalingga Community Health Care Insurance was Rp 67.062/student/semester. Conclusion: The establishment of health service package and rational premi calculation should enable the development of health insurance program for students of the University of Jenderal Soedirman and become an instrument for advocacy for the policy makers in developing the program in the future.
Kata Kunci : Paket Pelayanan Kesehatan,Perhitungan Premi,Beaya Satuan, health service packages, premi calculation, unit cost