Laporkan Masalah

Analisis kebutuhan program promosi pencegahan diare pada anak berusia di bawah dua tahun :: Stusi kasus di puskesmas Piyungan Kabupaten Bantul

RAHMAWATI, Elfi, Dra. Retna Siwi Padmawati, MA

2008 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar belakang: Penyakit diare merupakan salah satu penyakit berbasis lingkungan dan masih merupakan masalah kesehatan terbesar di Indonesia karena masih buruknya kondisi sanitasi dasar, lingkungan fisik maupun rendahnya perilaku masyarakat untuk hidup bersih dan sehat. Diare juga merupakan salah satu penyakit infeksi penyebab utama kesakitan dan kematian pada anak balita terutama anak di bawah dua tahun. Selama ini telah dilakukan bermacam-macam kegiatan promosi kesehatan untuk menanggulangi terjadinya penyakit diare, akan tetapi angka kejadian diare tetap tinggi bahkan untuk waktu tertentu terjadi kenaikan jumlah penderita. Tujuan: untuk mendapatkan gambaran mengenai kebutuhan masyarakat akan promosi pencegahan diare. Metode penelitian: penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, diskusi kelompok terarah, observasi dan studi dokumen. Informan penelitian adalah ibu yang memiliki anak usia di bawah dua tahun dan stakeholder promosi kesehatan. Analisis data dilakukan dengan analisis interaktif. Hasil : program promosi pencegahan diare yang dilakukan di Puskesmas Piyungan belum dapat menghilangkan beberapa anggapan yang kurang tepat terhadap diare. Masyarakat tidak bisa melihat hubungan antara diare dengan lingkungan dan pemberian air susu ibu. Kebutuhan masyarakat terhadap informasi diare adalah mengenai semua hal yang berkaitan dengan diare. Cara penyampaian yang dipilih adalah ceramah dengan menggunakan media leaflet, folder dan booklet. Sumber informasi yang sesuai untuk memberikan informasi adalah tenaga kesehatan. Waktu pelaksanaan teratur setiap bulan. Kesimpulan: bentuk promosi kesehatan yang sesuai untuk pencegahan diare adalah ceramah oleh petugas kesehatan dengan menggunakan media leaflet, booklet dan folder. Materi sebaiknya ditekankan pada pencegahan diare, terutama hubungan lingkungan dan pemberian ASI terhadap kejadian diare.

Background: Diarrhea is one of environmental based diseases and still the cause of major health problems in Indonesia. It is attributed to the poor condition of basic sanitation, physical environment and the poor behavior of community in personal hygiene. Diarrhea is considered as one of the infectious disease and the main cause of mortality and morbidity in children under-five and especially under two-years old. Various health promotion activities have been conducted to control diarrhea disease, yet the diarrhea incident rate still high. Even for certain period, there has been increasing number of diarrhea patients. Objective: This research was aimed at describing the community’s need for the education of diarrhea prevention. Method: This was a qualitative research using case study approach. Data collection was conducted with indepth interview, focus group discussion, observation and document study. Research informants were mother who have children below two years old and health education stakeholders. Data was analysed using interactive analysis. Result: The promotion for diarrhea prevention that has been conducted in Primary Health Care of Piyungan was not able to diminish various inappropriate perceptions and assumptions toward diarrhea. The community could not see the relation between diarrhea with environment and breastfeeding. Community’s need toward diarrhea information was all materials related with diarrhea. The method to convey was through speech that used leaflet, folder and booklet. The information source that suitable to give information was health care provider with regular meeting every month. Conclusion: the suitable health promotion for diarrhea is speech by health provider using leaflet, booklet and folder. Education material should be focused on diarrhea prevention, especially on the relationship between environment and breastfeeding and diarrhea incidens.

Kata Kunci : Diare,Promosi pencegahan,Balita,ASI,Susu ibu


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.