Efektivitas media komik dalam promosi pencegahan dini kelainan refraksi pada siswa sekolah dasar
SETIYONO, Budi, dr. Titi Savitri P., MA., M.Med.Ed., Ph.D
2008 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakatyang memerlukan penanganan terpadu antar berbagai disiplin ilmu. Berkembangnya teknologi di bidang informasi menyebabkan anak-anak tingkat sekolah dasar dapat mengakses informasi dengan mudah baik melalui media elektronik maupun media cetak. Berbagai penelitian tentang pencegahan dini kelainan kelainan refraksi banyak dijumpai pada anak-anak. Banyak penyebab yang mendasari kelainan tersebut, diantaranya, faktor keturunan, kebiasaan anak-anak dalam menonton televisi, bermain game atau play station (PS), cara membaca, menulis yang tidak tepat dan sebagainya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah secara dini kelainan refraksi adalah dengan promosi kesehatan melalui pendidikan kesehatan dengan menggunakan media komik . Tujuan : untuk mengetahui efektivitas media komik dalam meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar kelas lima tentang pencegahan dini kelainan refraksi. Metode Penelitian : penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan jenis kuasi eksperimen dengan rancangan pretes and postes, yaitu mengelompokkan anggota sampel ke dalam dua kelompok perlakuan yang berbeda. Jenis kuasi eksperimen karena tidak memungkinkan untuk mengontrol semua hal yang berpengaruh. Analisa data dengan menggunakan t-tes . Hasil Penelitian : ada perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah belajar mandiri disertai komik. Ada perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah menggunakan metode ceramah. Peningkatan pengetahuan siswa sekolah dasar kelas lima dalam pencegahan dini kelainan refraksi lebih tinggi pada kelompok belajar mandiri disertai komik dibandingkan dengan kelompok ceramah. Kesimpulan : Promosi kesehatan dengan metode belajar mandiri disertai komik lebih baik dibandingkan dengan metode ceramah dalam pencegahan dini kelainan refraksi pada siswa sekolah dasar kelas lima.
Background: Refraction disorder problem in children becomes a great problem that needs an integrated handling between various disciplines. The development of technology in informatic system caused primary school student could access information easily through electronic or printed media. Various research in the early prevention of refraction disorders were many found in children. Many causes that originated the disorder such as genetic factor, children habit in watching TV, playing game or Play Station (PS), inappropriate method of reading and writing, etc. One of the efforts that could be done to early prevent the refraction disorder is with health promotion through health education by using comic media. Objective: This research was aimed to find out the effectiveness of comic media in improving grade five primary school students’s knowledge on the early prevention of refraction disorder. Method: This was an experimental research that used quasi experimental design with pretest and posttest design, that was by clustering the sample groups into two different treatment groups. The type of quasi experimental was chosen is because it is impossible to control all influenced matters. Data analysis was using t-tes. Result: There was a difference on knowledge before and after independent learning and comic. There was a difference on knowledge before and after using speech method. The improvement of grade five primary school student’s knowledge on the early prevention of refraction disorder was higher in the independent learning group and comic rather than speech group. Conclusion: Health promotion with independent learning method and comic was better than speech method in the early prevention of refraction disorder in the grade five primary school students.
Kata Kunci : Komik,Kelainan refraksi,Siswa sekolah dasar, effectiveness, comic, early prevention of refraction disorder, primary school student