Laporkan Masalah

Hubungan antara pengetahuan dan motivasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) karyawan dengan penerapan manajemen K3 pada hotel berbintang lima di Kota Kendari

ANGI, Pitrah Asfian, Dr. dr. Lientje Setyawati Maurits, MS., Sp.Ok

2008 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Kerja

Latar belakang: Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (MK3) bertujuan untuk mencegah dan mengurangi kecelakaan dan penyakit akibat kerja serta terciptanya tempat kerja yang aman, kegiatan yang efisien dan produktif. Data PT. Jamsostek (2007), angka kecelakaan kerja di Kota Kendari masih tinggi, selama tahun 2007 terjadi 1.230 kasus kecelakaan kerja dan 63 kasus mengakibatkan kematian tenaga kerja. Hal ini menunjukkan bahwa kinerja penerapan manajemen K3 di Kota Kendari masih rendah. Rendahnya penerapan MK3 ini diduga ada hubungannya dengan tingkat pengetahuan dan motivasi K3 karyawan. Tujuan penelitian: Mengetahui hubungan antara pengetahuan dan motivasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dengan penerapan manajemen K3 pada hotel berbintang lima di Kota Kendari. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilakukan pada tiga hotel bertarap bintang lima di Kota Kendari, jumlah karyawan yang menjadi sampel penelitian yaitu 115 orang. Variabel penelitian terdiri dari variabel bebas yaitu pengetahuan K3, dan motivasi K3 karyawan. Variabel tergantung yaitu penerapan MK3. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Untuk menguji hipotesis penelitian, data dianalisis dengan analisis regresi linier dengan menggunakan program SPS 2005 pada α =0,05. Hasil penelitian dan Pembahasan: Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa pengetahuan K3 karyawan berada pada kategori tinggi. Hasil analisis regresi menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan motivasi karyawan melaksanakan K3 terhadap penerapan MK3 (p ≤ 0,010) dengan Sumbangan efektif sebesar 10,90%

Background: Occupational health and safety management aimed to preventing and reducing accidents and illness due to work and creating safe work places, efficient and productive activities. Death number of work accident in Kendari still high either. For 2007, 1.230 work accidents and 63 cases brought deaths to workers. It showed that the implementation of K3 in Kendari was still minimum. Objective: The objective of the study was to analyze the effect of OHS socialization to the OHS behavior. Method: This was an observational research that used cross-sectional design. The research was conducted at three five stars hotel in Kendari, the number of workers which became the samples of research was 115. Research variables included independent variables covering Knowledge of K3, and motivation of K3 among the workers. The dependent variables included in the implementation of MK3. The research used questionnaire and employed regression analysis using Seri Program Statistik 2005, with α =0,05. Result and Conclusion : The result of descriptive statistic analysis indicated that workers knowledge on K3 was high. Regression analysis demonstrated a very significant relationship between workers knowledge and motivation in applying K3 on the implementation of MK3 (p≤0,010) and effective SD 10,90%.

Kata Kunci : Manajemen keselamatan dan kesehatan kerja,Pengentahuan keselamatan dan kesehatan kerja,Motivasi keselamatan dan kesehatan kerja, Knowledge, Motivation, and occupational health and safety


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.