Laporkan Masalah

Pengaruh risiko terhadap kredit usaha kecil :: Studi bank pembangunan daerah Provinsi DIY tahun 2004-2007

ADI, David Sulistyo, Dr. Lincolin Arsyad

2008 | Tesis | S2 Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rasio kredit sektor usaha kecil terhadap total kredit di BPD DIY yang cenderung menurun tahun 2004-2007. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung nilai pasar kredit usaha kecil yang berisiko berdasarkan jumlah agunan yang ditetapkan sebagai jaminan; mengkaji premi risiko sebagai pengganti agunan tambahan kredit sektor usaha kecil; dan menganalisis pengaruh risiko kredit terhadap penyediaan kredit usaha kecil di BPD DIY mulai tahun 2004-2007. Pengumpulan data sekunder yang berasal dari Laporan Bulanan BPD DIY November 2004-November 2007 yang dipublikasi oleh Bank Indonesia. Data primer didapatkan dari wawancara dengan pejabat Bank yaitu mengenai rasio agunan dan gambaran umum mengenai kredit usaha kecil yang disalurkan Bank. Pengolahan dan analisis data diawali dengan penghitungan nilai pasar kredit usaha kecil yang berisiko dan penghitungan premi risiko menggunakan pendekatan Merton’s Valuation Model. Selanjutnya dianalisis pengaruh risiko kredit terhadap penyediaan KUK dengan menggunakan teknik ekonometrika robust standard errors. Hasil penelitian menemukan bahwa rata-rata nilai pasar kredit yang berisiko BPD DIY selama periode pengamatan adalah Rp169.953.000.000,00. Risiko kredit yang tercermin dari premi risiko juga semakin besar jika agunan yang dijaminkan juga semakin kecil. Rata-rata risiko kredit selama periode pengamatan adalah 0,26 persen. Temuan berikutnya yaitu risiko kredit macet yang disertai oleh terjadinya gempa bumi dan perubahan kebijakan pemerintah terbukti mempengaruhi penyediaan kredit usaha kecil yang disalurkan Bank pada periode pengamatan.

The background of this research is the decreasing of small loan ratio to total loan at BPD DIY during 2004-2007. This research aims to assess market value of risky debt according to leverage ratio between the collateral and loan disbursed; to assess the risk premium as collateral substitution; and to analyze the impact of credit default risk and other factors to small credit allocation during 2004-2007 in BPD DIY. Secondary data are collected from BPD DIY Montly Report published by Bank Indonesia from November 2004-November 2007. Primary data are gained from interview with Bank’s official especially for leverage ratio and general description about the small loan service of the Bank. The data are analyzed using Merton’s Valuation Model to assess the market value of risky debt and to predict the risk premium. Further, the impact of credit default risk and other factors are examined using econometrics technique with robust standard errors. This research finds that the average market value of risky debt for observed period is Rp169,953,000,000.00. The credit default risk which reflected by risk premium will also raise if the collateral decreases. The average credit default risk for observed period is 0.26 percent. The next finding is that credit default risk as accompanied by earthquake and policy change were significantly impede the small credit allocation of BPD DIY during the observed periods.

Kata Kunci : Resiko kredit,Usaha kecil,Agunan,Kredit, credit default risk, collateral, credit allocation


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.