Laporkan Masalah

Kemajuan program pengembangan kecamatan (PPK) dalam upaya pemberdayaan masyarakat di Propinsi Sumatera Barat

ILFITRA, Prof. Dr. Muhadjir Darwin

2008 | Tesis | S2 Magister Administrasi Publik

Pogram Pengembangan Kecamatan (PPK) merupakan program pembangunan partisipatif yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat dalam mengatasi masalah kemiskinan. PPK telah berjalan selama 9 (sembilan) tahun di Provinsi Sumatera Barat. Dalam kurun waktu tersebut, telah banyak perubahan pembangunan pada masyarakat Sumatera Barat melalui program ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kemajuan yang telah dilakukan PPK dalam usaha meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan kemajuan tersebut. Dalam penelitian ini, digunakan metode deskriptif kualitatif, yang mana metode ini merupakan tipe penelitian yang bukan untuk menguji hipotesis tertentu, tetapi hanya menggambarkan apa adanya mengenai suatu variabel, gejala, keadaaan atau fonomena tertentu. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi dan data mengenai suatu variabel atau keadaan yang sedang berlangsung pada saat penelitian dilakukan. Hasil penelitian secara umum menunjukkan progress/kemajuan kegiatan PPK dinilai cukup baik dari bidang pembangunan sarana dan prasarana dengan bertambahnya pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan oleh masyarakat secara berkelanjutan. Di bidang ekonomi kegiatan Simpan Pinjam Perempuan (SPP) di kategorikan sebagai kegiatan unggulan dalam bidang ini dengan indikator keberhasilan pengembalian ratarata pinjaman mencapai 95% (persen), namun Kegiatan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) mengalami kegagalan dikarenakan pengembalian pinjaman yang mengalami kemacetan. Pada bidang pendidikan dan kesehatan cukup mengalami kemajuan, namun dana untuk bidang ini masih sangat minim sehingga hasil yang optimal sulit dicapai. Sedangkan pada bidang pelatihan dan peningkatan kapasitas terlihat masih mengacu pada petunjuk teknis yang lama, sehingga kegiatan ini hanya bermanfaat ketika proses kegiatan PPK dan belum memberikan manfaat pada peningkatan keterampilan dan skill para pelaku PPK khususnya masyarakat miskin. Dalam pencapaian kemajuan/progress, PPK menerapkan percepatan pelaksanaan kegiatan, yang dibagi menjadi 3 (tiga) fase untuk mengoptimalkan pencapaian hasil kegiatan. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi kemajuan PPK adalah: Pertama, faktor tingkat pastisipasi masyarakat yang terdiri dari tingkat partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan, tingkat partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan dan monitoring hasil kegiatan PPK. Kedua, faktor sinkronisasi program PPK yang terdiri dari sinkronisasi Pemerintah daerah dengan PPK dan sinkronisasi masyarakat dengan PPK. Ketiga, faktor kualitas sumber daya manusia dalam hal ini adalah konsultan PPK dilihat dari tingkat pelatihan dan keterampilan serta tingkat pengalaman di lapangan. Keempat, faktor pendanaan yang terdiri dari sumber dan besaran dana PPK. Penelitian ini memberikan rekomendasi bahwa program ini harus lebih mengutamakan kegiatan yang bersifat pembinaan keterampilan masyarakat miskin dalam pelaksanaan kegiatan sehingga tidak hanya memperhatikan masalah infrastruktur tetapi pembangunan manusianya merupakan kunci utama keberhasilan kegiatan ini. Partisipasi, sikronisasi kegiatan antara Pemerintah daerah, PPK dan masyarakat, kualitas konsultan serta jumlah dana untuk kegiatan ini perlu lebih ditingkatkan.

Kecamatan Development Program (PPK) is a participative development program involving all parts of society in order to solve poverty. PPK has worked for 9 years in West Sumatra. Of that period, there are many changes of development in West Sumatra society through this program. This study aims to describe progresses achieved by PPK in improving social quality life and factors correlating with these progresses. In this study, descriptive qualitative method was used where the method is not a mean to test certain hypothesis, but rather to give actual illustration about certain variable, indication, condition or phenomenon. This study means to collect information and data on certain variable or condition happened during the study is taken. The result generally suggest a progress on PPK infrastructure activity which considered has a positive value through improvement on facility and infrastructure developments continuously needed by society. In economic, program of Debt and Credit for Woman (SPP) was categorized into top-quality activity in this aspect with indicator of loan’s return success that on average achieve 95%, but at productive economic activity (UEP) got failed because of loans return. In education and health, there are also progresses, but the budget allocated is still low, thus the optimal result is difficult to obtain. Whereas, on training and capacity building, appears that it is still pointed to old technical direction, thus this activity only give benefits during the process of PPK and not results in benefits yet for improvement on skill and competence of PPK participants especially poor people. In progress achievement, PPK implements acceleration on activity implementation, which is divided into 3 (three) phases to optimal the achievement of developments outcome. Whereas, factors correlating with PPK progress are: First, participation rate from society consisted participation in planning processes and implementation, participation in utilizing and monitoring of PPK results. Second, synchronization of PPK program consisted of synchronization of local government with PPK and synchronization of society with PPK. Third, quality of human resource, in this case PPK consultants if it seen from levels of training and competence besides level of field experience. Fourth, financing aspect consisted of source and amount of PPK finance. This recommends that this program should be continued; and in the implementation, there must be attention paid not merely to infrastructure, but also human resource development as a main key for the success of activity. Activity synchronization among local government, PPK ad society must be improved.

Kata Kunci : Pemberdayaan masyarakat,Simpan pinjam perempuan, PPK, Kecamatan Development Program, Progress, Participation


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.