Laporkan Masalah

Analisis persepsi tentang proses dan mekanisme penyusunan APBD Provinsi Gorontalo, tahun anggaran 2006

AMU, Minggolina, Dr. Akhmad Makhfatih, M.A

2008 | Tesis | S2 Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini menganalisis persepsional mekanisme dan proses pengalokasian APBD Provinsi Gorontalo sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat dan penerapan sistem anggaran berbasis kinerja dalam proses penganggaran. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengevaluasi proses penyusunan APBD mulai dari pelaksanaan musrenbang, penyusunan KUA dan PPAS sampai pada penyusunan RKA SKPD yang secara agregat menjadi APBD serta kesesuaian antara arah kebijakan, strategi dan prioritas dengan program dan kegiatan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekuder yang merupakan Dokumen yang berkenaan dengan proses penyusunan yang telah diatur dalam Peraturan Daerah Provinsi Gorontalo maupun dalam bentuk Peraturan Gubernur Gorontalo yang meliputi RPJMD, RKPD, KUA dan PPAS serta APBD Provinsi Gorontalo Tahun 2006. Data Primer berupa hasil tanggapan responden dari penyebaran angket. Alat analisis dengan menggunakan analisis deskriptif, analisis responsi, tabel dan gambar. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa proses penyusunan APBD Provinsi Gorontalo pada dasarnya sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 dengan pendekatan anggaran berbasis kinerja sebesar 71%. Dari hasil tanggapan responden tentang pelaksanaan Musrenbang dan penyusunan RKPD dan KUA secara umum menyatakan bahwa hal tersebut telah sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku, sementara penyusunan PPAS dan RKASKPD telah dibahas dengan baik namun ketepatan penyampaian dan pembahasan masih terkesan lambat yang disebabkan oleh pembahasan pengeluaran yang relatif besar dengan keterbatasan dana yang tersedia. Peran DPRD dalam penyusunan APBD makin kuat karena keterlibatannya dalam setiap pembahasan bersama dengan pihak eksekutif. Mengenai keterkaitan yang kedua tentang kesesuaian antara KUA dan PPAS dengan Program/Kegiatan APBD dari tanggapan responden sebagian besar menyatakan hal tersebut cukup baik, apabila terdapat program/kegiatan yang belum terakomodir disebabkan oleh keterbatasan dana yang tersedia dan berdasarkan kebijakan pemerintah akan ditampung melalui APBD secara bertahap sesuai dengan skala prioritas.

This study was aimed to analyse the persepsional mechanism and process the allocation of APBD Provinsi Gorontalo as according to real requirement of society and application of performance budgeting system in process of budgeting. This study to evaluate the process of arrange APBD as start from execution musrenbang, arrange of KUA and PPAS to till the arrange of RKA-SKPD which in aggregate become the APBD and also according to between policy direction, strategy and priority on progranm and activity. Data used in this study is secondary data with document the compilation process which have been arranged in by law of Provinsi Gorontalo and also in the form of Regulation of Gubernur Gorontalo with covering RPJMD, RKPD, KUA and PPAS also APBD Provinsi Gorontalo 2006. Primary data in the form of result of responder response from enquette spreading. Analyzer by using descriptive analysis, analyse the responsi, tables of and ficture. Result of study conclude that process of arrange of APBD Provinsi Gorontalo basically have as according to Governmental Regulation of number 58 year 2005 with the performance budgeting approach was 71%. From result of responden response of about execution of Musrenbang and arrange of RKPD and KUA in general express that mentioned have as according to procedure and rule going into effect, whereas arrange of PPAS and RKA-SKPD have been studied better but accuracy is forwarding and solution still impress tardy which is because of expenditure solution which is big relative with the available fund limitation. Role DPRD in arrange APBD more and more the strength because its involvement in each every solution of along with executive. Hit related secondly about according to between KUA and PPAS with the Program/activity APBD from responder response of most expressing good enough the mentioned, if there are program/activity which not yet been accomodated because of available fund limitation and pursuant to governmental policy will be accomodated by passing APBD step by step as according to priority scale.

Kata Kunci : Penyusunan anggaran,Anggaran berbasis kinerja,APBD,arrangement budgeting, performance budgeting


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.