Laporkan Masalah

Upaya peningkatan penerimaan retribusi izin mendirikan bangunan (IMB) di Kota Gorontalo

KAABA, Suarni, Dra. Sri Handaru Yuniati, M.B.A

2008 | Tesis | S2 Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk menghitung potensi penerimaan retribusi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan penerimaan retribusi IMB di Kota Gorontalo. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan dan penelitian lapangan dengan menggunakan instrumen pengumpulan data primer dan data sekunder (hasil kuesioner). Jumlah pegawai yang dijadikan sebagai sampel sebanyak 16 responden. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif untuk mendapatkan gambaran yang faktual dan akurat mengenai potensi dan faktor – faktor yang mempengaruhi peningkatan penerimaan retribusi IMB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil perhitungan potensi retribusi IMB tahun 2006 sebesar Rp3.263.845.737,- hasil ini jika di bandingkan dengan target yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah Kota Gorontalo sebesar Rp1.250.000.000,-. Dapat disimpulkan bahwa target masih jauh di bawah potensi yang ada sebesar 38.3%, (2) dari hasil analisis SWOT tentang faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan penerimaan retribusi IMB dengan menganalisis faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dan faktor eksternal (peluang dan ancaman) maka hasil yang didapat menunjukkan bahwa faktor internal pemerintah daerah dalam mengelola retribusi IMB adalah faktor kekuatan (S) sebesar 3,6 dan faktor kelemahan (W) sebesar 4,1 sehingga dapat dikatakan kelemahan lebih besar dari kekuatan sedangkan ditinjau dari faktor eksternal (peluang dan ancaman) maka hasil menunjukkan bahwa faktor peluang (O) 14 dan ancaman (T) sebesar 14,33 sehingga faktor eksternal menunjukkan nilai peluang lebih kecil dari nilai ancaman sehingga fokus strategi yang harus dilakukan oleh pemerintah dalam peningkatan penerimaan retribusi IMB dengan cara meminimalkan masalahmasalah internal guna memperoleh peluang yang besar.

This research is objected to: (1) estimate the revenue potency of IMB retribution in Gorontalo city, (2) identify the factors that influence the revenue of income of retribution of IMB in Gorontalo city. Data used in this research is library research and field study by using secondary and primary data instrument in collecting the data (form questioner). The number of employee that becomes the sample of this research is 16 respondents. The data obtained from this research analyzed descriptive qualitatively and the factors that influence the income revenue of IMB retribution. The findings of this research are: (1) the calculation of the IMB retribution potency in 2006 was Rp3,263,845,737,- it is less than the target established by the government which was Rp1,250,000,000,- (38.3%) (20 from the SWOT analysis about the factors influenced the income revenue of the IMB retribution by analyzing the internal factors (strength and weakness) and external factors (opportunity and threats) it shows that the internal factors of the regional government in managing the IMB retribution in strength factor (S) is 3.6 and the weakness factor (W) is 4.1. It can be concluded that weakness is bigger than strength. While seen from the external factors (opportunity and threats) it shows that the opportunity the factor is 14 and the threats factor is 14.33. Ad it can be concluded that the opportunity values is almost equal with the threats value. Therefore, the focus strategy of the regional government in the income revenue of IMB retribution is through minimizing the internal problems in order to take the bigger opportunity.

Kata Kunci : Izin mendirikan bangunan,IMB,PAD,Retribusi daerah,Analisis SWOT,Local Original Income, Local Retribution, SWOT


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.