Laporkan Masalah

Hubungan antara kadar seng serum dengan angka CD4+ pada wanita usia lanjut sehat di paguyuban usia lanjut Aisyiah Kota Gede Yogyakarta :: Tinjauan pustaka dan laporan penelitian

HUSNI, Niko Adhi, Prof. Dr. dr. Wasilah Rochmah, Sp.PD-K Ger

2008 | Tesis | S2 PPDS I - Ilmu Penyakit Dalam

Latar Belakang Pertambahan usia akan menyebabkan penurunan fungsi semua organ dan jaringan tubuh manusia secara fisiologis. Diantaranya menyebabkan involusi kelenjar timus dan perubahan fungsi sistem saluran pencernaan yang mengakibatkan risiko terjadinya malnutrisi. Involusi dari kelenjar timus akan menyebabkan penurunan dari sel T diantaranya adalah sel T CD4+. Prevalensi defisiensi nutrient pada usia lanjut sehat cukup tinggi, berdasarkan survei diperkirakan 35% dari individu yang berusia 50 tahun atau lebih menunjukkan defisiensi dari satu atau lebih vitamin dan trace-elements. Seng sebagai salah satu trace-elements mempunyai peran penting pada sistem imunitas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui rerata kadar seng serum dan proporsi defisiensi seng pada usia lanjut; mengetahui hubungan antara kadar seng serum dengan angka CD4+. Metode Rancangan penelitian adalah potong lintang dengan subyek penelitian wanita usia lanjut sehat di paguyuban usia lanjut Aisyiah Kota Gede Yogyakarta. Usia lanjut yang memenuhi kriteria kemudian diukur tinggi badan, berat badan, dan diambil sampel darah untuk pemeriksaan kadar seng serum serta angka CD4+. Dilakukan uji korelasi untuk mengetahui hubungan antara umur, berat badan (BB), indeks massa tubuh (IMT), kadar seng serum dengan angka CD4+. Variabel-variabel yang bermakna pada uji korelasi diuji kembali dengan regresi linier multipel. Batas kemaknaan adalah p < 0,05. Hasil Subyek penelitian 60 orang wanita usia lanjut sehat, dengan median usia 63,5 tahun. Median kadar seng serum 5,47 umol/L dengan rentang antara 3,25-7,95 umol/L, sebanyak 95% wanita usia lanjut sehat mengalami defisiensi seng (kadar seng serum < 7,65 umol/L). Rerata angka CD4+ 767,22±232,95 jumlah/mm3. Didapatkan korelasi bermakna (p < 0,05) antara umur, BB, IMT, kadar seng serum dengan angka CD4+ nilai r berturut-turut -0,296; 0,345; 0,324; 0,792. Hasil uji regresi linier multipel menunjukkan hanya kadar seng serum yang mempengaruhi angka CD4+ (adjusted R2 = 0,622). Simpulan Sembilan puluh lima persen wanita usia lanjut sehat di paguyuban usia lanjut Aisyiah Kota Gede Yogyakarta mengalami defisiensi seng, dan didapatkan hubungan positif antara kadar seng serum dengan angka CD4+.

Introduction Old ages are associated with physiologic deteriorations of all organs and tissues, such as involution of thymus and decreased function of gastrointestinal tract which lead to malnutrition. Involution of thymus will caused reduction of T cell subset for instance T cell CD4+. Prevalence of deficiency nutrient in old age was high, according to survey 35% of subjects with age above 50 years old showed deficiency one or more vitamins and trace-elements. Zinc as one of trace-elements has vital role for immune system. Aims of this study are to know mean of zinc serum level and proportions of deficiency zinc in elderly and correlation between zinc and CD4+ count. Methods and Subjects Design of this study is cross sectional with study subjects are healthy female elderly from Aisyiah elderly club at Kota Gede Yogyakarta. Elderly who eligible with study criteria were measured height, weight, zinc serum level, and CD4+ count. Correlation test was performed to know correlation between ages, weight, body mass index (BMI), and zinc serum level with CD4+ count. Significance variables will be tested with regression linier multiple. Level of significances is p < 0.05. Results Total healthy female elderly subjects were 60 persons with median of age 63.5 years old. Median zinc serum level 5.47 umol/L with range between 3.25- 7.95 umol/L, zinc deficiency (zinc serum level < 7.65 umol/L) occurs in 95% of subjects. Mean of CD4+ count is 767.22±232.95 count/mm3. There were correlations between age, weight, and zinc serum level with CD4+ count with r respectively - 0.296; 0.345; 0.324; 0.792. Results from regression linear model showed zinc serum level is the only variable that affect to CD4+ count (adjusted R2 = 0,622). Conclusion Ninety five percent of healthy female elderly at elderly club Aisyiah Kota Gede Yogyakarta suffered zinc deficiencies, and there is strong correlation between zinc serum level and CD4+ count.

Kata Kunci : Seng serum,Wanita usia lanjut,Angka CD4+,zinc serum, CD4+ count, elderly


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.