Laporkan Masalah

Pengaruh penggunaan wiremesh terhadap perbaikan kolom pendek penampang persegi akibat beban eksentris 0,5 h

DENY, Muhammad, Dr. Ir. H. Muslikh, M.Sc., M.Phil

2008 | Tesis | S2 Teknik Sipil

Kerusakan struktur kolom dapat ditandai dengan adanya retak-retak pada permukaan kolom. Kerusakan ini dapat terjadi karena perubahan eksentrisitas akibat tidak ketepatan letak dan ukuran kolom pada struktur bangunan lain. Kerusakan tersebut dapat diperbaiki dengan berbagai macam metode. Pemilihan metode perbaikan yang tepat akan mengembalikan kekuatan, kekakuan dan daktilitas hampir seperti semula atau bahkan memiliki kinerja yang lebih baik lagi. Dalam penelitian ini dilakukan pengujian atas perbaikan terhadap tiga benda uji berupa kolom persegi dengan dimensi kolom awal 150x150mm, tulangan longitudinal 4Ø10 dan sengkang Ø8-150. Benda uji dibebani dengan beban aksial eksentris sebesar 0,5 h sampai beban maksimum. Selanjutnya kolom awal diretrofit dengan metode jacketing menggunakan wiremesh. Diameter wiremesh yang digunakan bervariasi yaitu diamater 3, 4 dan 5 mm. Dimensi kolom setelah diretrofit menjadi 210x210 mm Pengujiannya juga sama yaitu dengan beban eksentris 0,5 h yang dilakukan hingga beban maksimum. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan beban maksimum pada masing-masing benda uji. Kenaikan beban tersebut seiring dengan besarnya diameter wiremesh yang digunakan, persentase kenaikan beban maksimum kolom retrofit untuk diameter wiremesh 3, 4 dan 5 mm yaitu 54,68% ; 57,04% dan 48,68% dari kolom awal. Kekakuan ketiga kolom retrofit juga mengalami kenaikan sebesar 23,27% ; 26,85% dan 47,19% dari kolom awal. Daktilitas pada kolom retrofit 1, 2, dan 3 berturut-turut yaitu 1,90 ; 1,65 dan 1,88. Model keruntuhan yang terjadi pada ketiga kolom tersebut yaitu keruntuhan tekan.

The column structure damage could be marked with the occurrence of cracks on column surface. This damage might be happened because of eccentricity change as a result inaccuracy of position and sizing with other element structure. The column damage can be repaired various method. The best repair method will be able to regain strength, stiffness and ductility than those of its original condition or higher. In this research, test on three column specimens was conducted. Column specimen was rectangular shape with original dimension of 150x150 mm, reinforced with 4Ø10 mm longitudinal steel reinforcement and Ø8-150 mm stirrup. These column specimens were loaded axially with eccentricity of 0,5 h until reaching its load capacity and broke. Then, the damaged columns were repaired with jacketing method using wiremesh. Wiremesh diameter used was varied with diameter variation of 3, 4 and 5 mm. The retrofitted columns size change to become 210x210mm. Similar loading system was applied to the retrofitted columns. The result of this research shows the increase in load in each of the test object. There is an increase in load capacity with the use of larger diameter wiremesh. The load capacity increases up to 54,68 ; 57,04% and 48,68% from original column for wiremesh diameter of 3, 4 and 5 mm, respectively. Similarly, the stiffness increases up to 23, 27%; 26,85% and 47,19% respective to wiremesh diameter. Ductility of retrofit columns 1, 2 and 3 are 1,90 ; 1,65 and 1,88. The collapse method of column specimen shows the compressive failure characteristic.

Kata Kunci : Ukuran kolom,Wiremesh,Kolom orisinil,Pengembalian kekuatan,Kekuatan dektilitas,Deretrofit, original column, retrofit column, wiremesh, repaired, longitudinal reinforcement, strength, stiffness, ductility


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.