Laporkan Masalah

Variasi tarif (kelas) dalam satu rangkaian KA berdasarkan preferensi pengguna jasa KA

SIAGIAN, Linda Marlina, Prof. Dr. Ir. Siti Malkhamah, M.Sc

2008 | Tesis | S2 Magister Sistem dan Teknik Transportasi

Berdasarkan data sekunder dari operator, kelas pelayanan dalam angkutan kereta api penumpang rute Yogyakarta-Jakarta terdiri dari satu tarif dalam satu rangkaian KA. Tarif yang ditetapkan berbeda pada setiap kelas kereta yaitu tarif kereta kelas eksekutif tertinggi dibanding kereta kelas bisnis dan ekonomi, tarif kereta kelas bisnis lebih murah dari kelas eksekutif, dan tarif kereta kelas ekonomi paling murah dari kereta kelas eksekutif dan bisnis. Kualitas perjalanan yang diberikan kepada penumpang dibedakan berdasarkan kelas kereta yang dipilih penumpang, pembedaan tersebut diketahui dari data sekunder yaitu jumlah stasiun henti kereta api yang harus disinggahi KA kelas eksekutif, kelas bisnis dan kelas ekonomi berbeda satu sama lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemungkinan penerapan variasi tarif (kelas) dalam satu rangkaian KA rute Yogyakarta-Jakarta berdasarkan pilihan/preferensi penumpang yang menggunakan KA kelas eksekutif, kelas bisnis, dan kelas ekonomi terhadap perubahan karakteristik pelayanan KA rute Yogyakarta-Jakarta yang terdiri dari penawaran jenis perjalanan yaitu perjalanan eksisting KA rute Yogyakarta-Jakarta kelas eksekutif yaitu jenis perjalanan A, perjalanan eksisting KA rute Yogyakarta-Jakarta kelas bisnis yaitu jenis perjalanan B, dan perjalanan eksisting KA rute Yogyakarta-Jakarta kelas ekonomi yaitu jenis perjalanan C dan penawaran pelayanan yaitu kereta kelas eksekutif, bisnis, dan ekonomi dengan jenis perjalanan A, B, dan C. Analisis pilihan penumpang dilakukan dengan analisis deskriptif. Usulan variasi tarif (kelas) dalam satu rangkaian KA menggunakan analisis perbandingan pendapatan BOK antara kondisi perencanaan yang berdasarkan permintaan penumpang dan kondisi eksisting. Berdasarkan hasil penelitian, alternatif variasi tarif (kelas) yang dipilih adalah alternatif 2 yaitu kereta kelas eksekutif dan kereta kelas bisnis dalam satu rangkaian KA rute Yogyakarta-Jakarta dengan jenis perjalanan A dan B, alternatif ini dipilih karena pendapatan BOK pada kondisi alternatif 2 sama dengan kondisi eksisting, sedangkan pada alternatif 1 yaitu kereta kelas eksekutif, kereta kelas bisnis dan kereta kelas ekonomi dalam satu rangkaian KA rute Yogyakarta- Jakarta dengan jenis perjalanan A dan B pendapatan BOK pada kereta kelas bisnis mengalami penurunan karena adanya sejumlah penumpang kereta kelas bisnis pindah ke kereta kelas ekonomi. Variasi tarif (kelas) pada jenis perjalanan C tidak dapat diterapkan karena tidak ada permintaan dari seluruh penumpang.

Based on the secondary data from the operators, the service class for passengers in passenger train route from Yogyakarta to Jakarta was single tariff in a series of train. The tariff determined are different depending on each class. The tariff of executive class is the highest compared to business and economy. Business class is cheaper than executive, and economy class is the cheapest of all. The quality journey given to train passenger is differentiated based on the chosen class. The differences were found out from secondary data that is amount of stopping station which must halted on executive, business, and economy class train are different. This study was aimed to find out the possibility of the implementation of tarrif (class) variation in a series of train from Yogyakarta to Jakarta based on the choice/preference of passenger using executive, business, and economy class toward the characteristics change of train service from Yogyakarta to Jakarta comprising of the offer of the types of journey from Yogyakarta to Jakarta, that is the existing service for executive class from Yogyakarta to Jakarta was A, the existing journey fromYogyakarta-Jakarta in business class was B, and the existing service from Yogyakarta to Jakarta in economy class was C and the service offering were executive, business, and economy with the type of journey of A, B, and C. The analysis of passenger choice with descriptive analysis. The proposal of tariff (class) variation in a series of train using the comparison analysis of vehicle operational cost between the planning condition which based on passengers demand and the existing condition. Based on result of study, the alternative of tariff (class) variation chosen was second alternative : executive and business classes were in one series of train from Yogyakarta to Jakarta with the type of journey of A and B. This alternative was chosen because the income of vehicle operational cost in the condition of alternative 2 was equal to the existing condition, meanwhile in alternative 1, executive class, business class, and economy class were in one series train from Yogyakarta to Jakarta with journey types of A and B the income of vehicle operational cost in business class was reducing because of there are existing passengers of business class moving to economy class. The tariff (class) variation in journey type C could not be applied because there was no demand.

Kata Kunci : Tarif, Kereta Api, Tariff, Train


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.