Intensi orang tua untuk mengenakan helm pada anak
KUSUMA, Ryeska Fajar, Prof. Dr. Ir. Siti Malkhamah, M.Sc
2008 | Tesis | S2 Magister Sistem dan Teknik TransportasiPenelitian ini dilakukan untuk mempelajari intensi orang tua untuk mengenakan helm pada anaknya (usia 2 hingga 12 tahun) saat membonceng sepeda motor, serta faktor-faktor yang mempengaruhi intensi tersebut (yaitu: attitude orang tua terhadap perilaku mengenakan helm pada anak saat membonceng sepeda motor, subjective norm dan perceived behavioral control orang tua atas perilaku tersebut). Dengan diketahuinya intensi dan faktor-faktor yang mempengaruhinya diharapkan kemudian dapat disusun intervensi guna meningkatkan penggunaan helm di kalangan anak-anak. Pada penelitian ini satu set kuesioner dikembangkan untuk mengukur intensi, attitude, subjective norm, dan perceived behavioral control orang tua atas perilaku mengenakan helm pada anak saat membonceng sepeda motor; karakteristik penggunaan sepeda motor dan helm di kalangan anak-anak; serta tanggapan orang tua mengenai kemungkinan keberhasilan berbagai bentuk intervensi. Kuesioner tersebut didistribusikan kepada responden di tiga kota (Jakarta, Yogyakarta, dan Bogor) dengan metode accidental nonprobability sampling. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan metode statistik deskriptif dan regresi linier berganda. Berdasarkan analisis yang dilakukan, ditemukan bahwa pada umumnya anak-anak membonceng sepeda motor untuk perjalanan jarak dekat dan untuk tujuan ke atau pulang sekolah, di samping untuk jarak dan tujuan lainnya. Ditemukan juga bahwa orang tua umumnya memiliki intensi yang tinggi untuk mengenakan helm pada anaknya. Kecenderungan yang sama juga ditemui pada attitude, subjective norm dan perceived behavioral control. Selain itu, attitude, subjective norm dan perceived behavioral control ditemukan secara bersamasama memiliki sumbangan yang berarti pada intensi orang tua untuk perilaku yang dipermasalahkan, dan dengan demikian pembentukan attitude, subjective norm dan perceived behavioral control yang positif secara bersama-sama dapat menguatkan intensi orang tua untuk mengenakan helm pada anak saat anak membonceng sepeda motor. Intervensi yang disarankan adalah satu paket program peningkatan penggunaan helm anak yang mencakup iklan, penyuluhan, peraturan hukum yang tegas, tindakan tegas aparat, standarisasi kualitas helm anak yang baik, rekayasa model helm khusus anak, dan pengaturan harga untuk helm khusus anak; dengan fokus pada pembentukan attitude, subjective norm dan perceived behavioral control orang tua yang positif terhadap perilaku tersebut.
This study was conducted to explore parent’s intention on applying helmet to their child (aged 2 to 12 years old) when co-riding with a motorcycle, along with its determinant factors (i.e. parent’s attitude toward the application of child helmet when co-riding with a motorcycle, and parent’s subjective norm and perceived behavioral control on that particular behavior). Through this exploration it was expected that an intervention action could be made in order to increase helmet usage among motorcycle co-riding children. In this study, a set of questionnaire was developed to assess parent’s intention, attitude, subjective norm, and perceived behavioral control on the application of helmet to their child when co-riding with a motorcycle; motorcycle and helmet usage characteristics among children, and parent’s opinion about success-probability of several intervention forms on escalating helmet usage among motorcycle co-riding children. The questionnaire was administered in three cities (Jakarta, Yogyakarta, and Bogor) in accordance to accidental nonprobability sampling procedure. The collected information was then analyzed by using descriptive statistic technique and multiple linear regression. Based on the analysis, it was found that generally children used motorcycle for short-distance travels, and to go to school and back, in conjunction with other distances and purposes. It was also found that parents generally possess strong intention to apply helmet to their child when travelling with motorcycle. Similar trend was also found on their attitude, subjective norm and perceived behavioral control. Furthermore, attitude, subjective norm and perceived behavioral control was found collectively for having significant contribution to parent’s intention on the behavior in question. Thus, a positive reinforcement of attitude, subjective norm and perceived behavioral control simultaneously could increase parent’s intention for applying helmet to their child when traveling with a motorcycle. The recommended intervention action was a program package including commercials, public campaigns, clear regulatory legislation, consistent law officers’ action, standardization of good quality children helmet, fabrication of special helmet for children, and price regulation for children helmet; with the focus on the formation of parent’s positive attitude, subjective norm and perceived behavioral control toward this specific behavior.
Kata Kunci : Keselamatan Lalulintas, Helm Khusus Anak, Intensi, Teori Planned Behavior, Traffic Safety, Children’s Helmet, Intention, Theory of Planned Behavior