Pemahaman orangtua mengenai kekerasan terhadap anak dalam bentuk eksploitasi ekonomi ditinjau dari tingkat pendidikan dan tingkat ekonomi
ERNAWATI, Prof. Dr. Endang Ekowarni
2008 | Tesis | S2 PsikologiKurangnya pemahaman orangtua mengenai kekerasan terhadap anak menjadi pemicu munculnya tindak kekerasan terhadap anak dalam bentuk eksploitasi eknomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman orangtua mengenai kekerasan terhadap anak dalam bentuk eksploitasi ekonomi antara ayah dan ibu. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari satu variabel tergantung yaitu pemahaman orangtua mengenai kekerasan terhadap anak dalam bentuk eksploitasi ekonomi dan dua variabel bebas yaitu tingkat pendidikan dan tingkat ekonomi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode angket dan subjek dalam penelitian ini berjumlah 60 orang adalah para orangtua yang berada di Kabupaten Subang. Teknik analisis yang digunakan adalah Analisis Variansi dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan secara umum tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pemahaman ayah dan pemahaman ibu tentang kekerasan terhadap anak dalam bentuk eksploitasi ekonomi dengan nilai koefesien F = 0.310 dan p = 0.580 (p>0.050), dan Mean untuk ayah 119.63 dan ibu 117.13, serta tidak terdapat perbedaan pemahaman mengenai kekerasan terhadap anak dalam bentuk eksploitasi ekonomi antara kelompok ayah yang memiliki tingkat pendidikan tinggi dan kelompok ayah yang memiliki tingkat pendidikan sedang dan rendah dengan F = 1.659 dan p = 0.212 (p >0.050). Pada tingkat ekonomi tinggi dan tingkat ekonomi sedang dan rendah, pemahaman ayah berbeda, dengan F = 5.714 dan p = 0.010 (p <0.050), ayah dengan tingkat ekonomi tinggi memiliki pemahaman yang lebih baik dibandingkan ayah dengan tingkat ekonomi sedang dengan p 0.009 < 0.050 dan Mean Difference -29.33 > 20.83 dan ayah dengan tingkat ekonomi rendah dengan p 0.024 < 0.050 dan Mean Difference -29.33 > 8.50, sedangkan Ayah yang memiliki tingkat ekonomi sedang dengan ayah yang memiliki tingkat ekonomi rendah tidak berbeda pemahamannya, yaitu sama-sama rendah. Pada kelompok ibu, terdapat perbedaan pemahaman mengenai kekerasan terhadap anak dalam bentuk eksploitasi ekonomi yang signifikan antara kelompok ibu dengan tingkat pendidikan tinggi dan kelompok ibu dengan tingkat pendidikan sedang dan rendah dengan F = 12.137 dan p = 0.000 (p <0.050). Ibu dengan tingkat pendidikan sedang memiliki pemahaman yang lebih baik dibandingkan dengan ibu yang berpendidikan rendah dengan p 0.000 < 0.050 dan Mean Difference -18.50 > -7.90, begitu juga dengan ibu yang berpendidikan tinggi memiliki pemahaman yang lebih baik dibandingkan dengan ibu yang berpendidikan rendah dengan p 0.001 < 0.050 dan Mean Difference 26.40 > -7.90, sedangkan ibu dengan tingkat pendidikan sedang dan ibu dengan tingkat pendidikan tinggi tidak memiliki pemahaman yang berbeda, artinya sama-sama memiliki pemahaman yang lebih baik. Tingkat ekonomi, terdapat perbedaan pemahaman mengenai kekerasan terhadap anak dalam bentuk eksploitasi ekonomi yang signifikan antara kelompok ibu yang memiliki tingkat ekonomi tinggi dan kelompok ibu yang memiliki tingkat ekonomi sedang dan rendah dengan F = 8.374 dan p = 0.002 (p <0.050). Ibu dengan tingkat ekonomi tinggi memiliki pemahaman yang lebih baik dibandingkan dengan ibu yang mempunyai tingkat ekonomi sedang dengan p 0.001 < 0.050 dan Mean Difference – 21.40 > -17.13 dan ibu yang memiliki tingkat ekonomi rendah dengan p 0.002 < 0.050 dan Mean Difference –21.40 > 4.28, sedangkan ibu dengan tingkat ekonomi sedang dan ibu dengan tingkat ekonomi rendah tidak memiliki pemahaman yang berbeda, yaitu sama-sama memiliki pemahaman rendah.
The parent did not quite understand about child abuse made to grow child abuse in economic exploitation. This study examined difference parent’s comprehension about child abuse in economic exploitation between parent. The parent’s comprehension about child abuse in economic exploitation was a dependent variable and education and economic’s level were independent variable. The data was collected using questionnaire from sixty people/parents in Subang District. Variance Analysis was used as analysis technique in this study. The result, there was not significant difference between father (mean: 119.63) and mother’s comprehension (mean: 117.13) about child abuse in economic exploitation generally with F value = 0.310 and p = 0.580 (p > 0.050, and pather’s comprehension about child abuse in economic exploitation between father had hight education’s level and had middle and low education’s level was not difference significantly with F = 1.659 and p = 0.212 (p > 0.050). Father had hight economic’s level and father had middle and low economic were difference significantly F value = 5.714 and p = 0.010 (p < 0.050), father’comprehension had highth economic level better than father’s comprehension had middle with p 0.009 < 0.050 and mean difference -29.33 > 20.83 and father’s comprehension had low economic level with p = 0.024 < 0.050 and mean difference -29.33 > 8.50, and father’scomprehension had middle and low economic level were not difference significantly. mother’s comprehension about child abuse in economic exploitation between mother had hight education’s level and had middle and low education’s level was difference significantly F = 12.137 and p = 0.000 (p < 0.050), mother’s comprehension had middle education level better than mother’s comprehension had low education level p 0.000 < 0.050 and mean difference -18.50 > -7.90, so mother’s comprehension had high education level better than mother’ comprehension low education level p 0.000 < 0.050 and mean difference 26.40 > 7.90, mother’s comprehension had high and middle education level were not difference significantly, their comprehension was better. Mother had hight economic’s level and mother had middle and low economic low were difference significantly F value = 8.374 and p = 0.002 (p < 0.050), mother’s comprehension had higher economic level better than mother’s comprehension had middle p 0.001 < 0.050 and mean difference -21.40 > -17.13 and father’s comprehension had lower economic level with p = 0.002 < 0.050 and mean difference -21.40 > 4.28, and mother’s comprehension had middle and low economic level were not difference.
Kata Kunci : Kekerasan anak,Eksploitasi ekonomi,Tingakt pendidikan,Tingkat ekonomi,child abuse in economic exploitation, education and economic level