Pelatihan manajemen stres untuk meningkatkan resiliensi remaja penyintas gempa dan tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam
NISA, Haiyun, Dr. Sofia Retnowati, MS., Psi
2008 | Tesis | S2 Psikologi
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pelatihan manajemen stres terhadap peningkatan resiliensi remaja penyintas gempa dan tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam. Partisipan penelitian berjumlah 30 orang, yang dibagi secara acak dalam kelompok eksperiman dan kslompok kontrol. Partisipan peneeitian ini adalah siswa-siswi kelas I sampai kelas III MAN, laki-Iaki dan perempuan dengan rentang usia 16-18 lahun yang kehilangan orang tua saat gempa dan tsunami. Hipotesis peneiitian ini adalah pelatihan manajemen stres berpengaruh terhadap peningkatan resiliensi remaja penyintas gempa dan tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam. Pelatihan manajemen stres meliputi pengenalan diri, kenali emosi diri dan orang lain, kenali stres dan sumbernya, bersikap optimis, tehnik manajemen stres dengan pertolongan kelompok dan relaksasi. Pengukuran tingkat resiliensi dilakukan dengan skala resiliensi pada saat sebelum perlakuan (pre test), sesudah perlakuan (post test) dan tindak lanjut (follow up). Analisis kuantitatif menggunakan tehnik statistik analisls kovanans. Analisis kualitatif dilakukan untuk mengetahui dinamika psikologis pengaruh pelatihan manajemen stres terhadap peningkatan resiliensi remaja penyintas gempa dan tsunami.
Berdasarkan analisis data kuantitatif dlperoleh hasil bahwa ada perbedaan tingkat resiliensi yang sangat signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol sesudah perlakuan dengan F=57,459 dan p This research was aimed to know the Influenced of management stress training in increased resilience of adolescents earthquake and tsunami survivors in Nanggroe Aceh Darussalam. Participants are 30 adolescents, that divided into two groups, experimental and control group. Partisipant was the students of MAN, male and female that have 16-18 years old and lost one or both of their parents when earthquake and tsunami happened. The hypothesis of this research is management stress training influenced toward increased survivors adolescents's resilience. The management stress training consist of knowing self, learned about self emotion and other person, knowing about stress and stressor, learned optimism and how to managed stress with group support and relaxation. This research used three times measurement, that is pre test, post test and follow up. Quantitative analyses of data used analyses covarians and qualitative analyses to know how management stress training process influenced in increased resilience of each participants. Quantitative analYSIS showed that there are very slgntficant drfference of level resilience between experimental and control group after the treatment with F= 57,459 (p
Kata Kunci : Manajemen stres,Resiliensi,Penyintas gempa tsunami,survivors adolescents, resilience and management stress training