Evaluasi konsistensi Garmin 76 dalam pengukuran jarak basis metode realtime DGPS memanfaatkan teknologi NTRIP
PURWANTO, Yuli, Ir. Djawahir, M.Sc
2008 | Tesis | S2 Teknik GeomatikaDifferential GPS (DGPS) dengan memanfaatkan Networked Transport of RTCM via Internet Protocol (NTRIP) menawarkan hasil penentuan posisi yang lebih cepat dengan ketelitian tinggi, karena perhitungan diferensial dilakukan seketika pada saat pengukuran. Kemudahan ini memberikan peluang bagi semua pihak yang berkepentingan dibidang survei dan penentuan posisi. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi ketelitian jarak basis hasil pengukuran dengan GPS navigasi Garmin 76 metode DGPS realtime dengan memanfaatkan teknologi NTRIP. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah bahwa ketelitian pengukuran jarak basis DGPS-NTRIP kurang dari 5 meter dan lebih konsisten terhadap rata-ratanya dibandingkan dengan hasil pengukuran metode absolut. Penelitian ini dilakukan pada 3 buah titik pengamatan yang tersebar secara radial dari base station dengan jarak kurang lebih 50 km yaitu di Tangerang, Bogor dan Karawang. Base station yang digunakan adalah Leica GRX1200 yang terletak di Sunter, Jakarta Utara. Tiap titik diamati selama 1 jam dengan sampling rate 30 detik. Uji yang dilakukan adalah uji normalitas data untuk memastikan data pengamatan terdistribusi normal. Ketelitian pengamatan diperoleh dari simpangan baku masing-masing jarak basis yang diamati. Semakin kecil simpangan baku menunjukkan ketelitian yang makin teliti. Konsistensi hasil pengukuran jarak basis dianalisis dari grafik repeatibility masing-masing residu jarak basis pengamatan tiap metode. Analisis dilakukan pula terhadap ketelitian pengukuran jarak di atas peta UTM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pengukuran jarak basis menggunakan DGPS-NTRIP pada tingkat kepercayaan 95%, memberikan ketelitian kurang dari 5 meter. Pengukuran jarak basis dengan DGPS-NTRIP memberikan hasil yang lebih konsisten dari waktu ke waktu dibandingkan dengan metode absolut. Pengukuran jarak di atas peta UTM dengan DGPS-NTRIP memberikan ketelitian yang lebih tinggi di bandingkan dengan metode absolut.
Differential GPS (DGPS) using Networked Transport of RTCM via Internet Protocol (NTRIP) offers high precision for surveying and positioning purposes, in which the differential position is obtained instaneously. This easiness gives chance for people who have interest in surveying and positioning. This research is conducted to evaluate the performance of Garmin 76 applied to realtime DGPS method using NTRIP technology. The research hypotesis states that the precision of baseline will be less than 5 meters and its repeatibility will be more consistent than that derived from absolute positioning method. The research was accomplished by observing three sample points spreaded radially along 50 km from the Sunter base station, ie. Tangerang, Bogor and Karawang. The GPS equipment installed in the Sunter base station was Leica GRX1200. Each point was observed within 1 hour with 30 seconds sampling rate. Normal distribution test being used to make sure that the observation data were normally distributed. The precision of baseline shown by standar deviation of observed baseline. Less standar deviation of baseline means more precision. Consistency analysis of baseline observation data was done by analysing the repeatibility graph of each observed baseline residue, each methods, either map distance measurement of UTM. The result of the research shows that the precision of baseline observation at 95% confident level less than 5 meters. More over, the baseline observation residues graph of DGPS-NTRIP shown more consistent of time to time than absolute method. The map distance measurements of UTM by DGPS-NTRIP are more precise than absolute method.
Kata Kunci : DGPS,NTRIP,Simpangan baku jarak basis, DGPS-NTRIP, standart deviation of baseline, baseline