Pandangan tentang kematian dan kehidupan setelah kematian yang terefleksi pada motif-motif batu nisan pada budaya orang New England Abad XVII dan XVIII
KOAGOUW, Harty Unike Hana Lydia, Prof.Dra. Djuhertati Imam Muhni, MA
2007 | Tesis | S2 Pengkajian AmerikaStudi ini adalah mengenai motif- motif yang terpahat pada batu nisan dari budaya New England awal, khususnya motif-motif-motif yang bersimbolkan kematian dan kehidupan. Tujuan penelitian adalah untuk mengungkapkan kehidupan sosial-budaya masyarakat New England dan mencari tahu bagaimana pandangan mereka tentang kematian. Penelitian ini di dasarkan pada konsep McDowell tentang pendekatan interdisiplin. Karena itu Penulis menggunakan pendekatan sejarah, antropologi dan alkitabiah. Data-data yang penulis dapatkan dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejak kedatangan mereka hingga masa kolonial, kematian banyak melanda orang New England. Penyebabnya ialah berbagai penyakit yang mewabah, kelaparan bahkan perang dengan suku Indian. Pengalaman tersebut membuat orang New England takut terhadap kematian dan menganggap hal itu sebagai hukuman Tuhan, walaupun mereka tahu bahwa itu juga adalah anugerah Tuhan. Kemudian pendeta Jonathan Edwards dan beberapa pendeta membawakan suatu pandangan baru bagi mereka bahwa Tuhan maha pengampun, dan bagi orang yang mau bertobat dan hidup kudus tersedia kehidupan baru setelah kematian. Di masa itu kebangkitan spiritual melanda New England dan banyak orang yang bertobat. Itulah latar belakang masyarakat New England memahat simbol-simbol kematian dan kehidupan pada batu nisan mereka.
This study is about early New England gravestones motifs, particularly those which symbolized death and life. By doing this study the writer would like to reveal the socio-cultural life of the early New Englanders, particularly the things that influenced their attitude toward death. The research is based on McDowells’ concept of interdisciplinary approach. For that reason, the writer conducts this study under historical, anthropological and biblical approach, and analyze it by using descriptive analysis method. This study shows that the New Englanders, from the beginning to the colonial era, had lost so many people who died for epidemic disease, famine and war. Therefore, most people became afraid of death and tended to think that death was God’s punishment, although they knew that it was also God’s grace to His elected people. Then, came the moments of spiritual Awakening, called the Great Awakening, in which the eyes of the people were opened by Jonathan Edwards and other reverends. They told them that those people could get God’s promise about life after death, if they would like to confess their sins and to live a holy life. People believed in what they say. For those reasons, the New Englanders carved their gravestones with death and life symbols.
Kata Kunci : Budaya New England,Simbol Kematian,Batu Nisan, death symbols, life symbols, early New England gravestones.