Laporkan Masalah

Respon Pemerintah Indonesia terhadap kebijakan Amerika Serikat dalam memerangi Terorisme

PRAYETNO, Dr. Siti Muti'ah Setyawati, MA

2008 | Tesis | S2 Ilmu Politik (Hubungan Internasional)

Tujuan utama penelitian ini ialah untuk melakukan pengamatan secara menyeluruh tentang respon yang ditunjukkan oleh pemerintah Indonesia terhadap kebijakan counter-terrorism AS tersebut. Secara akademis, penelitian ilmiah ini diharapkan mampu memberikan kontribusi ilmiah dalam dunia akademis dan mampu menjelaskan kepada pembaca bahwasannya kebijakan counter-terrorism yang dibentuk oleh pemerintah Indonesia dalam menangani terorisme merupakan respon yang ditunjukkan pemerintah Indonesia dalam menghadapi tuntutan global melawan terorisme. Hal ini terjadi khususnya pasca 11 September yang diikuti dengan tregedi bom Bali I. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif-eksplanatif, yaitu menggambarkan dengan seksama hubungan antara struktur internasional dan respon pemerintah Indonesia sebagai dampak dari tragedi WTC 2001, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif berdasarkan literatur yang tersedia. Penggunaan istilah kausalitas dalam teori neorealism maupun istilah iterrelated dalam linkage politik, merupakan hal yang sempurna untuk menggambarkan adanya keterkaitan antara struktur internasional dengan respon pemerintah Indonesia, sebagai dampak dari tragedi WTC. Sementara itu, dengan menggunakan istilah demands dan support dalam decision making process, dapat dipahami akan arti penting struktur internasional, dalam mempengaruhi pembentukan berbagai kebijakan anti-terorisme di Indonesia. Berdasarkan penelitian ini dapat diketahui bahwa, berubahnya arah kebijakan luar negeri AS pasca 11 September yang lebih mengedepankan semangat ”perang terhadap terorisme” dan menggunakan berbagai kekuatan baik politik, ekonomi dan militernya, menimbulkan banyak ketimpangan di berbagai negara. Ketimpangan kebijakan AS itu menyebabkan berubahnya struktur dalam politik internasional yang cukup mempengaruhi kondisi politik domestik setiap negara. Perubahan tersebut begitu nyata terlihat karena langkah-langkah yang ditempuh oleh AS dalam memerangi terorisme membalik sistem dan tatanan dunia yang selama ini sudah terbentuk sejak pasca Perang Dingin. Beberapa langkah strategis pemerintah Indonesia dalam merespon perubahan struktur internasional pasca 11 September antara lain dilakukan dengan menerapkan berbagai macam kebijakan pemerintah, baik di sektor hukum, politik, keamanan maupun di sektor ekonomi. berbagai Peraturan Pemerintah dan Undang-undang antiterorisme yang dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia merupakan bentuk respon yang diperlihatkan oleh pemerintah Indonesia dalam menyikapi kampanye global AS memerangi terorisme pasca 11 September. Pada permasalahan terorisme ini, respon yang ditunjukkan oleh pemerintah Indonesia dalam menyikapi tragedi WTC dan bom Bali dengan mengeluarkan Peraturan Pemerintah maupun Undang-undang anti-terorisme, tidak hanya didasari oleh kepentingan Indonesia akan adanya sistem hukum yang jelas dalam menangani kasus terorisme. Lebih dari itu, dari dimensi politik, Indonesia memang belum bisa lepas dari intervensi dan kepentingan AS sebagai negara yang cukup mewarnai konstelasi politik internasional pasca 11 September.

The main objective of this research is conducts a comprehensive observation about the Indonesian response toward the US counter-terrorism policy. Academically, this research is hoped to be able to contribute scientifically and give an explanation to readers that the counter-terrorism policy, established by Indonesian government to encounter terrorism, is the response to challenge the global demand against terrorism that particularly occurred after the tragedy of September 11th tragedy, known as 9/11, and then followed by Bomb in Bali I. This research is an explanative-descriptive, that is a thoroughly description of the relationship between international structure and the response of Indonesian government as an impact of 9/11 tragedy, using qualitative method based on available literature. The use of either causality term in theory of neo-realism or inter-related term in political linkage is quite perfect in describing the existence of the relationship between international structure and the response of Indonesian government as an impact of 9/11 tragedy. Meanwhile, by using the term of demand and support in decision making process, it would be perceivable the significance of the international structure in affecting the establishment of anti-terrorism policies in Indonesia. Based on this research, it could be recognized that the directional change of the US foreign policy, after 9/11 which prefer to set out the enthusiasm of “war on terrorism” and apply much of their political, economic, and military force, results in imbalances in many countries. These imbalances cause changes in the structure of international politic influence enough the domestic political condition of every country. This change is obvious since the action taken by US to counter terrorism push over the world’s sistem and order that has established since post Cold War. Some of strategic actions that Indonesian government takes in response to the changes in the international structure post 9/11 is done by applying a variety of policies, either in the field of law, politic, security, or economy. Both regulations and the law of anti-terrorism issued by Indonesian government are a reaction showed by Indonesian government in response to the global champagne US promoted as a counter terrorism post 9/11. In this terrorism issues, response showed by Indonesian government, as a reaction of 9/11 and Bomb in Bali tragedy by issuing both their regulations and the law of anti-terrorism, is not only based on Indonesian interest of a specific law in handling the cases of terrorism. Moreover, from the political dimension, Indonesia as a country that quite colors the constellation of international politic, are not capable yet to be free from US intervention and interest.

Kata Kunci : Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat,Terorisme,Respon Pemerintah Indonesia,9/11, US counter-terrorism, war on terrorism, international structure, Indonesian Response


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.