Kebijakan "Muslim World Outreach" Amerika Serikat di Indonesia
DEWI, Ita Mutiara, Prof.Dr. Budi Winarno
2007 | Tesis | S2 Ilmu Politik (Hubungan Internasional)Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebijakan perang pemikiran AS yang diberlakukan di dunia Islam khususnya Indonesia yang disebut Muslim World Outreach (MWO). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menganalisis dan melakukan intepretasi data yang berkaitan dengan alasan, proses perumusan, implementasi serta dampak kebijakan MWO di Indonesia. Data diperoleh melalui studi referensi atau studi pustaka dengan mengumpulkan data berupa sumber tertulis dari buku, artikel dalam jurnal maupun tulisan lain yang relevan. MWO diputuskan ketika AS mengidentifikasi masalah, perlunya mengamankan AS dari ancaman politik yaitu ideologi Islam fundamentalis dan ancaman kemasyarakatan yaitu identitas Islam fundamentalis. Masalah pengamanan berbentuk komunikasi strategis ini masuk dalam penyusunan agenda karena perhatian dari kelompok kepentingan, think tank dan masyarakat. Beberapa institusi think tank memberikan rekomendasi kebijakan perang pemikiran yang dikenal sebagai komunikasi strategis. Komunikasi strategis yang menekankan pada diplomasi publik yang diajukan oleh Djerejian Group terpilih sebagai kebijakan yang diadopsi pemerintah. Kebijakan itu disebut sebagai Muslim World Outreach dan dilegalkan dengan Intelligence Reform and Terrorism Prevention Act of 2004. Implementasi kebijakan di Indonesia diberlakukan dengan program di bidang pendidikan dan media massa. Program di bidang pendidikan mencakup program pertukaran dan beasiswa, kurikulum pendidikan kewarganegaraan, American Corners, pelatihan organisasi Islam. Sedangkan program di bidang media massa yaitu VOA, KBR68H dan Jalan Sesama. Implementasi ini berdampak pada perilaku pemerintah Indonesia yang bekerjasama dengan AS selama program tersebut diimplementasikan antara tahun 2005 - 2007. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AS berhasil mengimplementasikan kebijakan perang pemikirannya di Indonesia yang menunjukkan kekuatan bidang informasionalnya sebagai negara super power
This research is aimed at describing US war of ideas policy directed to Islamic World especially in Indonesia, called Muslim World Outreach (MWO) This research used descriptive-qualitative method by analyzing and interpreting data related to MWO policy formulation process, policy implementation and its impacts to Indonesia. Data was obtained by library research which was conducted by data collecting from written documents i.e. books, articles in journal and other relevant sources. MWO decided when US identified a problem, the need to secure from fundamentalist Islam as political and societal threats. This problem entered agenda setting because interest groups, think tank and public considered the problem. Some think tank institutions gave recommendation of war of ideas policy designs that generally called strategic communications. Strategic communications which emphasized on public diplomacy by Djerejian Group was chosen as adopted policy because of the reputation of Djerejian Group with its experts in related areas and the recommendation itself offered comprehensive strategy. Then, the adopted policy was called Muslim World Outreach and was legalized by public law, Intelligence Reform and Terrorism Prevention Act of 2004. Furthermore, it was implemented in Islamic World including Indonesia. Implementation in Indonesia focused on two points. First, education i.e. scholarship and exchange program, civic education curriculum, American Corners, Islamic organization training. Second, mass media i.e. VOA, KBR68H and Sesame Street. The policy impact was the favorable attitudes of Indonesian government to US as long as the program had implemented in 2005 – 2007. This research finding showed that US gained success in implementing its war of ideas policy to Indonesia that showed the informational power as super power state.
Kata Kunci : Kebijakan Politik Amerika Serikat,Perang Pemikiran,Muslim World Outreach,war of ideas, public policy, US – Islamic World, Indonesia