Laporkan Masalah

Hubungan ASI eksklusif dengan perkembangan bayi di wilayah kerja Puskesmas Jalan Gedang Kecamatan gading Cempaka Kota Bengkulu

KAMSIAH, dr. Detty Siti Nurdiati, MPH.,SpOG.,Ph.D

2008 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Gizi dan Kesehatan)

Latar Belakang: Masalah kurang gizi masih menjadi masalah pokok yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini, dimana kurang gizi akan berdampak terhadap rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM) kelak di kemudian hari. Usia 7 – 12 bulan merupakan masa kritis dan masa emas bagi kelangsungan perkembangan anak. Pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) dini merupakan salah satu penyebab terjadinya gangguan perkembangan bayi. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan antara ASI eksklusif dengan perkembangan bayi 7 – 12 bulan di Puskesmas Jalan Gedang Kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan studi potong lintang. Sampel dalam penelitian ini berjulah 75 subjek bayi yang berumur 7 – 12 bulan. Pemilihan sampel secara simple random sampling. Data pemberian ASI dikumpulkan dengan kuesioner, data perkembangan dikumpulkan dengan menggunakan format Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Analisa data dengan menggunakan uji statistik Chi-square, regresi logistik. Hasil Penelitian: Hasil uji statistik menunjukan terdapat hubungan yang bermakna antara pemberian ASI eksklusif dengan perkembangan bayi (p<0,05). Terdapat hubungan yang bermakna antar berat badan lahir dengan perkembangan bayi (p<0,05). Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara metode persalinan, pendidikan ibu, pekerjaan ibu, pendapatan keluarga terhadap perkembangan bayi (p>0,05). Hasil multivariat menunjukkan berat badan lahir merupakan prediktor perkembangan bayi (OR : 5,231). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara pemberian ASI eksklusif dengan perkembangan bayi 7–12 bulan, berat badan lahir merupakan faktor dominan yang berhubungan dengan perkembangan bayi 7 – 12 bulan.

Background: Malnutrition is a major problem in Indonesia nowadays. Malnutrition will affect the quality of human resources in the future. Age of 7 – 12 months is a critical and golden period for the process of child development. Early complementary breastfeeding is one of causes of the prevalence of child development disorder. Objective: To find out the relationship between exclusive breastfeeding and the development of infants of 7 – 12 months old at the Health Center at Jalan Gedang, Sub District of Gading Cempaka, Bengkulu Municipality. Method: This observational study used cross sectional design. There were as many as 75 samples of infants of 7 – 12 months old taken using simple random sampling. Data of breastfeeding were obtained from questionnaires, data of development were obtained from questionnaires with pre screening development format. Data analysis used chi square and logistic regression statistical test. Result: There was significant relationship between exclusive breastfeeding and infant development (p<0.05). There was significant relationship between birth weight and infant development (p<0.05). There was no significant relationship between method of childbirth, education of mothers, mothers' occupation, family income and infant development (p>0.05). The result of multivariable analysis showed that birth weight was a predictor of infant development (OR= 5.231). Conclusion: There was significant relationship between exclusive breastfeeding and the development of infants of 7 – 12 months old, Birth weight was a dominant factor related to the development of infants of 7 – 12 months old.

Kata Kunci : ASI Eksklusif,Pertumbuhan Bayi, exclusive breastfeeding, infant development


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.