omunikasi dan hubungan terapeutik perawat-klien terhadap kecemasan pra bedah mayor di RS. Doris Silvanus Palangkaraya Kalimantan Tengah
MULYANI, Sri, Dra. Ira Paramastri, M.Si
2008 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Perilaku dan PromosiLatar Belakang: Klien yang akan menjalani tindakan pembedahan mengalami pikiran yang tidak menentu, rasa takut, bimbang, ragu-ragu dan cemas. Kecemasan dapat menyebabkan gangguan faal atau gangguan fungsional organ tubuh klien yang dapat mempengaruhi keberhasilan tindakan pembedahan dan anestesi. Berdasarkan studi pendahuluan yang telah dilakukan peneliti pada bulan Juni 2007 terhadap 40 klien rawat inap di ruang penyakit bedah dan non bedah, ternyata 52,5% klien masuk dalam kategori tingkat kecemasan ringan dan 47,5% berada pada tingkat kecemasan sedang. Dengan demikian diperlukan cara yang efektif untuk menurunkan kecemasan klien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi dan hubungan terapeutik perawat–klien dalam menurunkan tingkat kecemasan klien pra bedah mayor. Metode: Jenis penelitian ini kuasi eksperimen dengan rancangan pretes and posttest group design. Sampel penelitian terdiri 30 orang yang diberi perlakuan komunikasi dan hubungan terapeutik perawat-klien dan 30 orang tidak diberi perlakuan. Sampel dipilih dengan teknik purposif. Alat pengumpulan data adalah kuesioner. Analisis data untuk mengetahui perbedaan kecemasan dengan paired samples test, sedangkan untuk menguji pengaruh komunikasi dan hubungan terapeutik perawat-klien dengan Independent samples test dengan taraf signifikansi p=0,05. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang bermakna pada karakteristik umur, jenis kelamin, pendidikan, lama sakit dan status perkawinan antara kedua kelompok (p>0,05). Terdapat perbedaan kecemasan yang bermakna (p<0,05) antara kelompok yang mendapat perlakuan dengan yang tidak. Klien pra bedah mayor yang mendapat tindakan komunikasi dan hubungan terapeutik dari perawat mempunyai rerata kecemasan yang lebih rendah dari klien yang tidak mendapat intervensi. Hasil uji menunjukkan komunikasi dan hubungan terapeutik yang terbina antara perawat dan klien mampu menurunkan kecemasan prabedah mayor dengan p=0,00 (p<0,05). Kesimpulan: komunikasi dan hubungan terapeutik perawat-klien mampu menurunkan kecemasan prabedah mayor.
Background : A patient who will carry a surgical operation has uncertainty feeling, fear, doubt and anxiety. Anxiety can laid to psychological disruption or functional body disruption of a patient that can affect the surgical operation and anesthesia achievement. Based on preresearch study that has been carried by researcher on Juni 2007 of 40 patients on in-room at surgery and non-surgery room, it is found that 52,5% at the medium rate of anxiety. By so, we need effective way to decreas anxiety rate of patient. This research is aimed to find the effect of communication and nurse-patient therapeutic relation in decreasing anxiety rate of pre-major surgery patient. Method: Type of the research is experimental quasi with pre-test and post-test group design. The samples of the research consist of 30, that we are given communication treatment and nurse-patient therapeutic relation, and of 30, that we are not given the treatment. The sample is chosen used purposif technique.The technique of collecting data is questionaier. The data analyzing to know the difference of anxiety with paired samples test, whereas to examine the effect of communication and nurse-patient therapeutic relation with independent samples test with significance rate p=0,05. Result and Discussion: The result of research showed that there is no difference at age characteristics, sex, education, ill period, and marriage status of both group (p>0,05). There is significantly difference anxiety (p<0,05) between the groups. Patients of pre-major surgical operation, that were given therapeutic relation and communication treatment by nurse, have anxiety rate much more lower why were not given. Test result showed therapeutic relation and communication treatment is carried between nurse and patient can decrease anxiety of pre-major surgical operation with p=0,00 (p<0,05). Conclusion: Therapeutic relation and communication of nurse and patient can decrease anxiety of pre-major surgical operation.
Kata Kunci : Pembedahan,Kecemasan,Komunikasi dan Hubungan Terapeutik