Hubungan kompensasi dengan kinerja Bidan dalam upaya pencapaian Program KIA di Kota Tanjung Pinang
YANI, Ahmad, Prof.dr. Laksono Trisnantoro, M.Sc.,Ph.D
2008 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Kebij. dan Manaj. Pedibandingkan dengan negara-negara ASEAN, hal ini ditandai dengan AKI melahirkan masih tinggi jika dibandingkan Negara Thailan 44, Vietnam 130, Malaysia 41, dan Filipina 200. Hal ini menunjukkan bahwa kesehatan ibu dan anak di Indonesia merupakan masalah serius dan harus mendapat perhatian dari pemerintah dalam hal ini Depkes. Angka Kematian Ibu di Indonesia pada saat ini berjumlah 307 dan akan diturunkan menjadi 226 pada 2015. AKB dan AKI pada saat ini 50/1000 kelahiran hidup (Susenas, 2001). Sedangkan umur harapan hidup masih rendah, yakni rata-rata 66,2 tahun (1999). Di Kota Tanjungpinang cakupan K1 pada tahun 2006, 89% belum mencapai target sebesar 95%, cakupan K4 sebesar 79,2%, dari target 85% persalinan tenaga kesehatan sebesar 80,9% dari target 85% dan cakupan KN1 79,3% dari target sebesar 85%. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui kinerja bidan dalam upaya pencapaian program KIA di Kota Tanjungpinang ditinjau dari kompensasi. Metode Penelitian : adalah analitik dengan pendekatan cross sectional dengan metode kuantitatif dan didukung metode kualitatif, populasi adalah tenaga bidan puskesmas, pustu dan polindes sebanyak 51 orang. Alat pengukuran data berupa kuesioner dan FGD, Lembar LB3 KIA yang kemudian diolah dengan menggunakan uji statistic Spearman Rank. Hasil : Sebagian besar 39 orang (76.50%) responden mengatakan kompensasi yang mereka dapatkan selama ini dikategorikan sedang, dan 2 orang (3.90%) responden mengatakan rendah dan 10 orang (19,60%) mengatakan tinggi, sedangkan tingkat kinerja pegawai sebagian besar cukup yaitu sebanyak 41.20 % (21 orang diantara 51 orang), sedangkan yang kinerjanya baik sebanyak 12 orang dari 51 orang atau 23.60 % dan sisanya 18 orang (35,20%) kinerjanya rendah. Hasil analisis data dengan menggunakan uji non parametric correlations coefficients sperman’s rank didapat nilai p=0,260 > 0,05 dan nilai r = - 0,160 artinya kompensasi tidak mempunyai hubungan yang bermakna dengan kinerja bidan dalam upaya pencapaian program KIA.
Background: Mother and child health in Indonesia is worse than that of other ASEAN countries. It is indicated with still high Mother Mortality Rate compared with Thailand (44), Vietnam (130), Malaysia (41) and Philippine (200). It indicated that mother and child health in Indonesia is serious problem and should get attention from government, in this case, Ministry of Health. Maternal Death Rate in Indonesia today is 307 and will be reduced to be 225 by 2015. Infan mortality rate and mother mortality rate were (50/1000 live births [Susenas, 2001], respectively). Meanwhile, life expectancy age was still low (66.2 years, in 1999). In Tanjungpinang in 2006, K1 coverage of 89% has no reached target of 95%, K4 coverage of 79.2% was still below target of 85%, health service delivery of 80.9% was below target of 85% and KN1 coverage of 79.3% was still lower than target of 85%. Research objective: To study performance of midwives in attempt to achieve mother and child program in Tanjungpinang, in association with compensation. Research method: It was analytic study using cross sectional approach with quantitative method and supported with qualitative method. Population was 51 midwives from Community Health Centre, sub health centre, and village clinics. Data measurement used questionnaire, FGD, and LB3 KIA sheet, and the data was processed using Spearman rank statistic test. Result: Most respondents 39, (76.50%) stated compensation they received was moderate, two respondents (3.90%) perceived low and 10 respondents (19.60%) perceived high. In addition, in regard of performance, 21 respondents (41.2%) was moderate, 12 respondent (23.60%) good and 18 respondent (35.20%) low. Result of data analysis using non parametric correlations coefficient Spearman's rank indicated value p = 0,260 > 0,05 and r = - 0,160. It meant compensation isn’t related with performance of midwife in achieving mother and child program.
Kata Kunci : Kinerja Bidan,Program KIA,Kompensasi, Compensation and Performance