Kepuasan stakeholder terhadap performansi fisik UGD berdasarkan evaluasi pasca huni di RS Pertamina Balikpapan
ZAWAWI, Fahmi, dr. Sugianto A., Sp.S.,M.Kes.,Ph.D
2007 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Manaj. Rumah Sakit)Latar belakang: Pemasaran sebuah product, Packaging (kemasan) dapat mempengaruhi penjualan sehingga dalam sebuah rumah sakit bentuk penampilan fisik di era globalisasi ini perlu mendapatkan perhatian yang serius untuk menghasilkan adanya kepuasan pelanggan yang pada akhirnya dapat menghasilkan profitabilitas. Unit gawat darurat sebagai unit strategis rumah sakit penampilan fisiknya perlu dilakukan Evaluasi Pasca Huni (EPH). Evaluasi Pasca Huni adalah sebuah proses evaluasi bangunan secara ketat dan sistematis setelah bangunan tersebut dihuni beberapa saat yang tujuannya untuk menghasilkan bangunan yang lebih baik di kemudian hari. Tujuan penelitian: adalah untuk mengetahui kepuasan stakeholder terhadap performansi unit gawat darurat berdasarkan evaluasi pasca huni. Metode: adalah deskriptif dengan rancangan cross sectional study, data kualitatif diperoleh dari observasi dan pengukuran suhu,pencahayaan dan kebisingan ugd, data kuantitatif diperoleh dari kuesioner dengan pertanyaan tertutup terhadap stakeholder (eksternal dan internal) Hasil dan pembahasan: Performansi fisik ugd secara umum sudah cukup baik kecuali ruang tunggu dan kamar mandi pengguna eksternal. Sementara dari standard unit gawat darurat yang ditetapkan depkes masih ada beberap ruangan yang perlu disesuaikan dan direncanakan pembangunannya demi untuk kepuasan stakeholder Kesimpulan dan saran: Diharapakan management rumah sakit memperhatikan masalah ini dengan segera melakukan perencanaan untuk menyesuaikan dan menyempurnakan kondisi fisik yang ada
Background: Marketing of product and its packaging could influence sales so that in a hospital performance need more serious attention to achieve costumer’s satisfaction for achieving final goal, that is profitability. Emergency department as a strategic unit of hospital need to evaluate its performance. Post occupational evaluation is a proses of building evaluation strictly ang systematically after building is occupied for getting better bilding in the future. Objectives: The study aimed to find out stakeholder’s satisfaction toward emergency department performance based on post occupation evaluation Method: The study used descriptive method with cross sectional design Qualitative data were obtained by observation and measurement of climate, lightning, and noisy of Emergency Departement, while quantitative data toward external and internal stakeholder Result and discussion: Building performance of emergency depertment generally is good expect in waiting room ang bathroom for external user. In a matter of standard of emergency department there are some rooms that need to be adjusted and planned its built for achieving stakeholder’s satisfaction. Conclusion and recommendation: Management of hospital is expected give attention toward this problem by obtaining plan for adjusting and perfecting the building condition.
Kata Kunci : Manajemen Rumah Sakit,Kepuasan Pelanggan,Performansi UGD, Stakeholder’s satisfaction, building performance, emergency department standard by Departement of Health Indonesia Republic