Hubungan antara beban kerja dengan kinerja tenaga instalasi farmasi Rumah Sakit Umum Kabupaten Magelang
WIRATNO, Hani, Dr.Dra. Erna Kristin, Apt.,MSi
2007 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Manaj. Rumah Sakit)Latar Belakang : Rumah Sakit Umum Kabupaten Magelang adalah satusatunya rumah sakit umum milik pemerintah daerah dengan beberapa pelayanan diantarannya pelayanan farmasi. Instalasi Farmasi bertugas menjadi pengadaan obat atau barang farmasi dengan 20 orang tenaga , dengan pelayanan 24 jam dan pelayanan asuransi kesehatan bagi orang miskin yang dikelola oleh PT. Asuransi Kesehatan (ASKES) yang menambah beban kerja dari tenaga Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Kabupaten Magelang, sehingga perlu dikaji Beban Kerja dan Kinerjannya. Tujuan Penelitian : Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara beban kerja dengan Kinerja Tenaga di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Kabupaten Magelang. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimen dengan rancangan cross sectional yaitu dengan melakukan penelitian untuk mencari hubungan atas pandangan responden pada saat itu dengan menggunakan kuisioner dan pengumpulan data primer melalui observasi sedang data skunder dengan penyebaran kuisioner serta menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan jumlah tenaga di instalasi farmasi masih harus ditambah karena tugas pokok dan resep yang dilayani rata - rata perhari banyak, beban kerja berat terlihat dari hasil wawancara sebesar 40,55 dengan prosentase tenaga produktif sebesar 81,1 % sedang kinerjanya baik sekali rata - rata score penilaian kinerja 42,7, bila diprosentasekan kinerja tenaga di instalasi farmasi sebesar 85,4 %. Penelitian ini juga menunjukkan tidak adanya hubungan antara beban kerja dengan kinerja tenaga di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Kabupaten Magelang. Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara beban kerja dengan kinerja tenaga di instalasi farmasi dimana beban kerja berat dan kinerjanya baik sekali serta masih ada tugas pokok dan fungsi farmasi yang belum dapat dilaksanakan secara optimal.
Background : Magelang district hospital is the only hospital that belongs to district government with some services such as pharmacy service. Pharmacy installation which has 20 staffs serves for 24 hours. Besides supplying drugs and other pharmacy goods, this installation is also servicing health insurance for the poor that manged by Hhealth Insurance Corporation, that the gives more burden for staffs in pharmacy installation. That is the reason why load of work and its performance should be studied. Ojective : The study aimed to find out correlation between load of work and performance of staffs in pharmacy installation at Magelang district hospital. Method : The method of the study was non experimental study using cross sectional design that carrying out study by finding correlation of respondents’ opinions using questionnaire. Primary data were collected by observation, while secondary data were collected by spreadingf questionnaire and simple regression analysis. Result : The result of the study showed that number of staffs in pharmacy installation has not enough yet because they have to do another job beside their main jobs. The result of interview showed 40.55 % 0f load of work with percentage of productive staffs were 81.1 %, while very good performance showed 42.7 % with percentage of staffs’ performances were 85.4 %. There was no correlation between load of work and performance. Conclusion : No correlation betweeen load of work and performance of staffs in pharmacy installation because both load of work and performance are very good, although some main jobs and functiona are not performed optimally.
Kata Kunci : Instalasi Farmasi,Kinerja Tenaga Instalasi,Beban Kerja, Load of Work , Performance.