Laporkan Masalah

Minat pemanfaatan teknologi Telemedicine di Balikpapan

SOARES, Octavio A.J.O, Agastya, SE.,MBA.,MPM

2008 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Manaj. Rumah Sakit)

Latar belakang : Indonesia adalah negara kepulauan dengan jumlah pulau lebih kurang 17.000 buah dengan lima pulau besar yaitu Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua dan dua kelompok pulau-pulau, yaitu Kepulauan Maluku dan Kepulauan Nusa Tenggara. Letak geografis daerah yang berjauhan, dibatasi oleh lautan yang luas serta keadaan alam yang berpegunungan dengan hutan tropis yang lebat, adalah kendala dalam upaya penyediaan dan pemberian pelayanan kesehatan yang merata serta adil bagi seluruh masyarakat Indonesia. Telemedicine adalah pelayanan kedokteran jarak-jauh dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan informasi dan pelayanan medis. Secara sederhana, Telemedicine sudah diaplikasikan ketika berlangsung diskusi (konsultasi) antara dua orang dokter membicarakan masalah penyakit seorang pasien. Perkembangan Telemedicine sangat cepat dan aplikasinya pun bermacam-macam seperti telepsikiatri, teleradiologi, telekardiologi, atau pun teleedukasi, tele konsultasi, tele-prescribing dan tele-nursing, yang banyak dimanfaatkan dalam pelayanan home care. Balikpapan, kota yang dijuluki Banua Patra atau kota minyak, perekonomiannya bertumpu pada sektor industri, yang didominasi oleh industri minyak bumi dan gas, disamping perdagangan dan jasa, dimana APBD untuk tahun 2007 ini sebesar Rp. 1,271 triliun. Pertumbuhan ekonomi kota Balikpapan meningkat pesat dan menempatkan Balikpapan sebagai kota yang paling maju di Kalimantan Timur. Total Indonesie, Chevron, Haliburton dan Schlumberger adalah diantara sekian perusahaan pertambangan yang beroperasi di Balikpapan dan sekitarnya. Perusahaan-perusahaan pertambangan ini memiliki lahan (site) eksplorasi yang terpencil dan tersebar di sekitar Kalimantan timur, dimana ada site yang hanya dapat dijangkau melalui jalur air (laut/ sungai) atau udara saja. Tujuan penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengetahuan dan persepsi tenaga kesehatan (perawat, dokter umum dan dokter spesilis) di Balikpapan tentang teknologi Telemedicine, dan mengindentifikasi minat tenaga kesehatan (perawat, dokter dan dokter spesialis) serta stake holders dalam memanfaatkan teknologi Telemedicine untuk membantu pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan di Balikpapan. Metode penelitian : Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif dengan rancangan penelitian Studi Kasus Eksploratori. Data yang dikumpulkan dari pengamatan, diskusi kelompok terarah dan wawancara mendalam akan dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif melalui pemikiran logis yang selanjutnya akan dilakukan triangulasi data untuk mendapatkan data yang valid. Hasil : Chevron Indonesia Company dan TOTAL E&P Indonesie telah memanfaatkan teknologi telemedicine berupa teleconferencing dan telekardiografi di Health and Medical Service Department untuk membantu proses pemberian layanan kesehatan khusus untuk kasus-kasus emergency. Teknologi telemedicine yang ada perlu dikembangkan tetapi dengan “menempelkan” sebagai salah satu bagian pelayanan RS, seperti RSPB, yang selama ini menjadi RS rujukan di Balikpapan bagi Chevron dan TOTAL E&P Indonesie.

Background : Indonesian Archipelago consist of over than 17.000 islands with five big islands namely Sumatera, Kalimantan, Jawa, Sulawesi and Papua and groups of small islands. Geographical conditions of every islands besides wide distances between them become obstacle for providing good and fair health care over the country. Telemedicine is the use of electronic information, imaging and communication technologies to provide and support health care when distance separates the participants. Broadly defined, telemedicine is the transfer of electronic medical data (i.e. high resolution images, sounds, live video, and patient records) from one location to another. This transfer of medical data may utilize a variety of telecommunications technology, including, but not limited to: ordinary telephone lines, ISDN, fractional to full T-1's, ATM, the Internet, intranets, and satellites. Telemedicine is utilized by health specialities providers, including, but not limited to: dermatology, oncology, radiology, surgery, cardiology, psychiatry and home health care. Objectives : to identify knowledges, perceptions and intention to use telemedicine among helath care workers in Balikpapan, East Kalimantan. Method : this research is a qualitative studies using exploratory Case Study design. Results : Telemedicine technology that being used at Medical and Health Department of Chevron and TOTAL E&P Indonesie in Balikpapan over years is teleconferencing and telecardiography. This telemedicine technology need to be up-graded says Chevron and TOTAL E&P Indonesie stake holders. Since telemedicine need to be supported by various medical specialities, the intention is to attached it to hospital services, such as RSPB, one of the main referral hospital.

Kata Kunci : Layanan Kesehatan,Teknologi Telemedicine, Keywords : Telemedicine, teleconferencing, telecardiography, medical specialities


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.