Laporkan Masalah

Penentuan kos pelayanan di kamar kelas III RS Dian harapan Jayapura dengan menggunakan Teknik Activity Based Costing

PAAT, Jon Calvin Frans, Agastya, SE.,MBA.,MPM

2008 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Manaj. Rumah Sakit)

Latar belakang: Rumah Sakit Dian Harapan Jayapura menjalankan operasi dengan tanpa mengutamakan kemampuan membayar penderita. Saat ini tarif yang diberlakukan belum berdasarkan pola perhitungan kos pelayanan. Alokasi biaya dengan menggunakan teknik ABC yaitu biaya overhead akan ditelusuri menurut proporsi masing-masing aktivitas berdasarkan pemicu biaya atau cost driven, kemudian berdasarkan aktivitas tersebut maka biaya dialokasikan kepada output atau produk. Tujuan penelitian ini adalah menghitung kos pelayanan Ruang Rawat Inap Kelas III RS Dian Harapan. Selain itu akan dihitung besaran selisih yang terjadi antara kos pelayanan dengan tarif yang berlaku tahun 2006. Akan dihitung juga besaran selisih antara kos pelayanan dengan tarif yang diberlakukan PT Askes Area Jayapura untuk pelayanan masyarakat miskin(askeskin) Metode Penelitian yang digunakan adalah studi kasus deskriptif yang mengadakan analisa perhitungan kos pelayanan kesehatan di ruang rawat inap kelas III. Metode pengumpulan data yatu dengan cara kualitatif yaitu mengadakan observasi dan wawancara terhadap petugas rawat inap. Objek yang diteliti adalah biaya satuan di rawat inap kelas III. Sumber data kuantitatif dipeoleh dari laporan rekam medis, keuangan, laporan logistik umum dan farmasi RS Dian Harapan tahun 2006. Hasil dan pembahasan: Kos pelayanan atau unit cost Rawat Inap Kelas III Rp 88.607, berada diatas tarif yang berlaku saat ini yaitu sebesar Rp 75.000 atau 15 %. Terdapat selisih Rp 52,839 atau 43 % antara unit cost rawat inap kelas III dengan tarif yang diberlakukan PT Askes untuk masyarakat miskin. Kesimpulan dan saran: Terdapat selisih yang jauh antara unit cost dengan tarif yang diberlakukan PT Askes untuk masyarakat miskin, terdapat selisih antara unit cost Rawat Inap Kelas III dengan tarif yang diberlakukan kepada masyarakat umum.

Background: Dian Harapan Hospital Jayapura performed operation without considering the capability of patients to pay. Tariff that implemented do not based on unit cost. Cost allocation using ABC technique, that was overhead cost, was followed by proportion of each activity based on cost driven, and then allocated to output or product. Objective: To establishied the 3rd class inpatient unit cost in Dian Harapan hospital, to count rupiah difference between unit cost and tariff that implemented in year 2006, and to count rupiah difference between unit cost and tariff that implemented by PT. Askes Jayapura area for Askeskin Program Method: Descriptive case study implemented for analyzing unit cost in 3rd class of inpatient ward. Data were collected qualitatively, that was observation and interview with inpatients staffs. The resources of quantitative data were obtained from medical record report, financial report, both general and pharmacy logistic 2006 report.. Result and discussion: Unit cost in 3rd class of inpatient ward was Rp 88.607, above tariff that implemented that was Rp 75.000 or 15 %. It shows Rp 52,839 or 43 % difference between unit cost in 3rd class of inpatient ward with tariff that implemented by PT Askes for poor patients. Conclusion and recommendation: There is extreme difference between unit cost and tariff that implemented by PT Askes for poor and unit cost in 3rd class of inpatient ward with tariff that implemented for common patients.

Kata Kunci : Manajemen Rumah Sakit,Activity Based Costing,Kas Pelayanan ,Key words: Unit cost, activity, activity based costing


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.