Laporkan Masalah

Utilization of health post in Viqueque District Timor Leste

PINTO, Feliciano da Costa Amaral, Prof.dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc.,Ph.D

2008 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar belakang Puskesmas pembantu adalah suatu komponen integral dan program kesehatan yang conprehensif dan dijalankan oleh pemerintah Timor-Leste melalui sistim kesehatan untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal bagi masyarakatnya di Timor-Leste. Di district Viqueque terdapat lima Pusat Kesehatan Masyarakat, tujuh belas Puskemas Pembantu dan tujuh belas Posyandu tetapi indicator-indikator kesehatan seperti kunjungan rawat jalan dan angka kematian masih sangat mengkhawatirkan. Oleh karena ¡tu tujuan penilitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi seria mengukur tingkat motivasi terhadap pemanfaatan Puskesmas Pembantu yang dirasakan oleh masyarakat di daerah terpencil. Metode penilitian Penilitian ini adalah penilitian deskriptif, cross sectional survey, dengan desain kualitatif guna mengidentifikasi factor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan Puskesmas Pembantu. Yang terlibat dalam penilitian sebagai responden adalah masyarakat yang bertempat tinggal di (3) tiga desa terpencil tersebut terutama di kecamatan Uato-Lari dan Ossu kabupaten Viqueque yang berjumlah I I 7 orang. Dalam penilitian ¡ni dengan questioner sebagai instrument dan analisis statitistik dekriptif menggunakan Chi-Square test dengan SPSS I 6. Hasil Dan I I 7 responden yang di interview 62 (53.0%) menggunakan Puskesmas Pembantu sementara 30 (25.6%) responden menggunakan obat-obatan tradisional. Selanjutnya I 3 (I I . 1 %) responden menggunakan dukun dan I 2 ( 1 0.3%) responden diam saja di rumah walaupun dalam keadaan sakit. Faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan Puskesmas Pembantu termasuk , pengetahuan, sikap, motivatisi, keberadaan staf kesehatan selama jam kerja di Puskesmas Pembantu, kepercayaan terhadap kualitas pelayanan, jarak dan rumah, waktu dan sikap petugas kesehatan terhadap masyarakat. Tingkat motivasi untuk menggunakan Puskesmas Pembantu di daerah terpencil adalab 62 (53.0%) sedangkan 55 (47.0%) tidak menggunakan Puskesmas Pembantu disebabkan oleh berbagai factor seperti, pengetahuan, sikap, motivasi, kebiasaan menggunakan pengobatan tradisional, persepsi masyarakat terhadap kualitas pelayanan. tidak tersedianya jalan dan jembatan di musim hujan dan tidak ada transportasi di daerah terpencil. Kesimpulan Masyarakat di daerah terpencil khususnya desa Liaruka, Waibobo dan Ulusu di Kecamatan Uato-Lari dan Ossu Kabupaten Viqueque mempunyai motivasi yang tinggi untuk menggunakan Puskesmas Pembantu tetapi banyak factor dan hambatan yang mempengaruhi persepsi termasuk kurangnya pengetahuan, ketersediaan obat-obatan, jarak dan sikap dan petugas kesehatan terhadap masyarakat yang pernah memanfaatkan Puskesmas Pembantu maupun bagi yang belum menggunakannya. Kementrian kesehatan harus tetap memelihara dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Timor-Leste khususnya di daerah terpencil.

Background Health posts are an integral component of the comprehensive healthcare programs that the government of Timor Leste is implementing in its health system to achieve optimal health status of its citizens. In the Viqueque district, three health posts exist however health indictors such as Out patient Visits (OPD) and mortality rates are disturbing. Therefore, this study aims to identify factors and measure motivation affecting utilization of health posts as perceived by the community. Method This study is a descriptive, cross sectional survey, with qualitative design that identifies factors affecting the use of health posts. Three health posts in the remote villages in the Uatu-Lari and Ossu sub-districts of Viqueque district with a total respondent of 117 were engaged in the study. A questionnaire was used as the instrument of research and descriptive statistical analysis of data involved use of statistical Chi-Square Test. Result Out of the 117 respondents interviewed, 62 (53.0%) utilized the health posts while 30 respondents (25.6%) utilized traditional medicines. A further 13 respondents (11.1%) utilized traditional healers while 12 (10.3%) respondents remained at home even when sick. Factors affecting utilization of health posts include knowledge, attitude, and motivation, availability of health staff during working hours, perceived quality, beliefs, distance, and time and health workers attitude. Motivation among respondents to use health posts was high (53.0%) while 55 (47.0%) not utilize because of various factors such as, comfortable with alternative treatment, community perception, no roads and bridges specially in rainy season and no transportation. Conclusion There was high motivation to utilize health posts in the rural areas of Timor Leste however various factors and barriers influence the community perception, including lack of knowledge, preference to alternative medicine and healers, availability of medicines, distance and attitude of health workers whether or not to ever use or never use health posts. Ministry of Health should maintain and improve health service delivery in rural areas

Kata Kunci : Puskesmas Pembantu,Pemanfaatan,Timor Leste,Utilization, Health Posts, Viqueque District, Timor Leste


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.