Laporkan Masalah

Sikap kerja sebagai faktor risiko gangguan Muskuloskeletal pada pekerja bagian Sewing (Jahit) di PT. Mataram Tunggal Garment Yogyakarta

CAHYANI, Wiwik Dian, Dr.dr. Djoko Prakosa

2008 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Kerja (Kesehatan Kerja)

Sikap kerja dengan sikap duduk dan berdiri merupakan salah satu faktor risiko terjadinya gangguan muskuloskeletal. Pekerja PT. Mataram Tunggal Garment (MTG) melakukan pekerjaan dengan sikap duduk dan berdiri selama 4 jam terus menerus. Pekerja MTG banyak mengeluh pegal-pegal pada bagian tengkuk, punggung dan juga terkadang nyeri pada pinggang, bahu, tangan, lutut, kaki baik dari sikap duduk dan berdiri. Tujuan penelitian ini antara lain adalah untuk mengetahui sikap kerja sebagai faktor risiko terjadi gangguan muskuloskeletal dan untuk menganalisis sikap kerja pekerja yang berisiko terjadinya gangguan muskuloskeletal pada pekerja bagian sewing (jahit) PT. Mataram Tunggal Garment Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah dengan desain penelitian Survei Analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitianini adalah penelitian 280 responden. Pengukuran gangguan muskuloskeletal digunakan Nordic kuesioner. Penilaian sikap kerja digunakan digunakan metode OWAS. Hasil penelitian gangguan muskuloskeletal selama 12 bulan terakhir menunjukan bahwa prevalensi tertinggi gangguan yang dialami pekerja ialah gangguan pada bagian leher yaitu 91% untuk pekerja bagian sewing dan gangguan pada bagian leher dan pada bagian bahu sebesar 94,3% untuk bagian cutting. Gangguan muskuloskeletal selama 12 bulan ini dengan sikap duduk mempunyai risiko lebih besar dibanding dengan sikap berdiri (gangguan pantat p=0,0013 dan CI 95%, OR=2,029) Pekerja PT.Mataram Tunggal Garment melakukan pekerjaan dengan membungkuk sebanyak 79% untuk sikap duduk bagian sewing dan 88% untuk sikap berdiri bagian cutting. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sikap kerja duduk dan berdiri mempunyai risiko terjadinya gangguan muskuloskeletal dan sikap kerja bagian sewing dengan sikap duduk yang berisiko gangguan muskuloskeletal dan perlu perbaikan adalah sikap punggung membungkuk dan memutar, kedua lengan diatas bahu.. Hasil penilaian sikap kerja dengan metode OWAS sikap kerja pekerja sewing yang perlu perbaikan adalah sikap kerja saat mengambil dan meletakkan kain.

Background: Working method with sitting and standing is one of the risk factors of musculoskeletal disorder. Workers of PT.Mataram Tunggal Garment (MTG) were doing their jobs by sitting and standing for 4 hours continually. Many of MTG workers were complaining pain in their neck, back, and also sometimes pain in shoulder, hand, knee, foot from sitting and standing position. The research objective was to find out working method as risk factor of musculoskeletal disorder and to analyze task of worker which had risk on the musculoskeletal disorder in sewing worker of PT. MTG Yogyakarta. Method: This was an analytical survey research design with cross sectional approach. The samples for this study are 280 respondents. Nordic Standarized Questionnaire is used to measure the musculoskeletal disorder. Owas Method is used to assets the sewing and cutting division work method. Result: The research result of musculoskeletal disorder for the past 12 months showed that the highest prevalence of disorder which was experienced by the worker was neck disorder which was 91% for sewing worker and neck and shoulder disorder which was 94,3% for cutting worker. The result of the study showed that there was significant difference in musculoskeletal disorder between sewing and cutting bottom p=0,0013 and CI 95%, OR=2,029). The workers of PT. Mataram Tunggal Garment who were doing their jobs with hunchbacked was 79% for sitting position in sewing division and 88% for standing position in cutting division. Conclusion: It is concluded that working method by sitting and standing had the risk of musculoskeletal disorder and working method of sewing division with sitting position that was risky toward musculoskeletal disorder and need improvement was back position of hunchbacked and revolve, and both of the arms above shoulder. The result showed that work method with OWAS method of sewing workers which need improvement was working method when taken and put a cloth..

Kata Kunci : Kesehatan Kerja, Sikap Kerja, Gangguan Muskuloskeletal


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.