Pengaruh konseling terhadap cara persalinan pada Primigravida
ISWANI, Rayana, Dr.Dra. Indria Laksmi Gamayanti, M.Si
2008 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran Klinik (Maternal Perinatal)Pengetahuan ibu, kecemasan dan dukungan keluarga merupakan faktor yang sangat penting yang tidak dapat diabaikan dalam menghadapi persalinan. Setiap kali seorang wanita memikirkan melahirkan anak, muncul suatu bayangan mental tentang nyeri dan bahaya, sehingga ia memasuki persalinan dengan perasaan cemas dan tegang. Ketegangan dan ketakutan tersebut tanpa disadari oleh ibu dapat memperberat rasa nyeri dan memperlambat kelahiran bayi. Hal ini dapat diatasi dengan melakukan konseling, dengan konseling diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan ibu sehingga mengubah persepsi ibu tentang persalinan dan dapat melahirkan dengan cara normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling terhadap cara persalinan pada primigravida. Rancangan penelitian ini adalah kuasi eksperimen (quasi experimental ) desain non-randomized pre-test-posttest control group design dan desain one group before and after intervention design. Sampel penelitian adalah ibu hamil trimester III usia kehamilan 28-32 minggu yang memenuhi kriteria inklusi berjumlah 37 orang pada kelompok intervensi dan 37 orang kelompok kontrol. Uji statistik yang digunakan adalah paired t-test, chi square dan regresi logistik dengan p<0,05 dan confidence interval 95%. Ada hubungan yang bermakna antara konseling dengan cara persalinan (RR=2,42, CI95%=1,14-5,15 p= 0,01), pengetahuan yang rendah memiliki proporsi lebih besar 2 kali bersalin secara tidak normal (RR=2, CI95%=0,097- 4,09, p= 0,04), kecemasan yang tinggi memiliki proporsi lebih besar 2,3 kali bersalin secara tidak normal (RR= 2,3, CI95%=1,08 – 4,88, p= 0,02),dukungan keluarga yang rendah memiliki proporsi lebih besar 5,3 kali bersalin secara tidak normal (RR=5,3, CI95%=1,7-16,3,p=0,0002) Ada pengaruh yang bermakna (p<0,01) antara konseling terhadap cara persalinan
Knowledge and anxiety of mothers as well as support of the family are important factors in anticipating childbirth. Whenever a mother is expecting a baby she will think of pain and danger so that she is undergoing childbirth with anxiety and stress. These feelings may unexpectedly intensify pain and inhibit the process of childbirth. Such as condition can be overcome through counseling which may improve knowledge of mothers, change her perception about childbirth and in the end she can give birth normally. The study aimed to identify the effect of counseling on childbirth process among primigravidarum. The study was a quasi experiment with non-randomized pretest – post-test control group and one group before and after intervention designs. The samples were pregnant mothers of trimester III at gestation period between 28 – 32 weeks who fulfilled inclusion criteria with as many as 37 pregnant mothers as cases and 37 pregnant mothers as control. Statistical tests used were paired t-test, chi-square and logistic regression with p<0.05 and CI 95%. There was significant relationship between counseling and methods of childbirth (RR=2.42; CI95%=1.14-5.15;p=0.01). Limited knowledge had risk twice greater for giving birth at normally (RR=2; CI95%=0.097-4.09; p=0.04). High level of anxiety had risk 2.3 times greater for giving birth abnormally (RR=2.3; CI95%=1.08-4.88; p=0.02). Low support of the family had risk 5.3 times greater for giving birth abnormally (RR=5.3; CI95%=1.6-16.3; p=0.0002). Counseling statistically (p=0.01) affected methods of childbirth among primigravidarum.
Kata Kunci : Persalinan,Primigravida,Cara Persalinan, counseling, methods of childbirth