Pengaruh lama penyikatan terhadap keausan logam paduan nikel kromium
BARUNAWATI, Sri Budi, Dr.drg. Siti Sunarintyas, M.Kes
2008 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran GigiLogam paduan nikel kromium merupakan salah satu bahan pilihan untuk gigi tiruan cekat karena harga yang relatif murah, mempunyai kekerasan tinggi serta sifat fisik dan mekanik yang baik. Penyikatan menggunakan pasta gigi dapat menyebabkan terjadinya abrasi, terutama karena pemakaian jangka lama. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh lama penyikatan terhadap keausan logam paduan nikel kromium. Penelitian dilakukan terhadap 24 sampel logam paduan nikel kromium berukuran panjang 30 mm, lebar 10 mm, tebal 1 mm. Permukaan logam disikat menggunakan sikat gigi dan pasta gigi yang dipasang pada mesin penyikat (wear test machine, jenis pin on plate unidirectional movement). Pengukuran volume keausan dan kekasaran permukaan dilakukan untuk mengetahui sifat keausan logam paduan nikel kromium. Lama penyikatan adalah 30,9 jam, 77,25 jam, 123,6 jam, 154,5 jam yang setara dengan lama penyikatan 2, 5, 8, 10 tahun. Data dianalisis menggunakan anava satu jalur dan dilanjutkan uji LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama penyikatan selama 2, 5, 8, 10 tahun terhadap logam paduan nikel kromium berpengaruh terhadap peningkatan kekasaran permukaan (Ra) 0,16 μm, 0,39 μm, 0,43 μm, 0,5 μm, 0,56 μm dan pengurangan berat sebesar 8%, 15%, 23%, 32 %. Hasil uji Anava menunjukkan adanya pengaruh yang bermakna antara lama penyikatan terhadap kekasaran permukaan (p<0,05) dan pengurangan berat (p<0,05) logam paduan nikel kromium. Hasil uji LSD menunjukkan ada perbedaan bermakna (p<0,05) antar kelompok dengan lama penyikatan berbeda. Kesimpulan dari penelitian ini adalah lama penyikatan selama 10 tahun berpengaruh terhadap peningkatan keausan logam paduan nikel kromium yang terdeteksi dari peningkatan kekasaran permukaan (Ra) dan pengurangan berat. Kekasaran permukaan yang semakin meningkat akan berpengaruh pada peningkatan volume keausan logam paduan nikel kromium (R =0,03) untuk lama penyikatan 3 tahun.
Nickel chromium alloy is one of prefered materials which is used in fixed partial denture because it presents low cost, high hardness, good physical and mechanical properties. Toothbrushing using toothpaste may cause a restoration abrasion especially for a long time period. The objective of this study was to observe the effect of toothbrushing period relating to nickel chromium alloy wear. This study used 24 nickel chromium alloy specimens of 30 mm long, 15 mm wide, and 1 mm thick. Alloy surfaces were treated by toothpaste which had been placed on toothbrushing machine (wear test machine, pin on plate unidirectional movement type). In order to know the wear properties of nickel chromium alloy, the wear volume and surface roughness were measured. Toothbrushing periods were 30.9, 77.25, 123.6, 154.5 hours simulated of 2, 5, 8, 10 years. The data were analyzed by one way ANOVA followed by LSD. The result showed that toothbrushing period for 2, 5, 8, 10 years increased surface roughness (Ra) of 0.16 μm, 0.39 μm, 0.43 μm, 0.5 μm, 0.56 μm and weight loss about 8%, 15%, 23%, 32 %. The result of Anova showed that there was significant influence of toothbrushing period towards nickel chromium alloy wear which was proved by increasing of surface roughness (p<0.05) and weight loss (p<0.05). The result of LSD showed that there were significant influence (p<0.05) between groups of toothbrushing periods. The conclusion of this research were that toothbrushing period for 10 years increased the wear of nickel chromium alloy which could be detected from increasing in surface roughness and weight loss. The increasing of surface roughness increased wear volume of nickel chromium alloy which was showed with R=0.03 for 3 years toothbrushing period.
Kata Kunci : Restorasi Gigi Tiruan,Nikel Kromium,Penyikatan,Keausan, nickel chromium alloy, wear, abrasion, weight loss, wear volume, surface roughness