Analisis penyelenggaraan jaminan sosial tenaga kerja Outsourcing dalam perjanjian kerjasama jasa pengamanan :: Studi Penyelenggaraan Jami nan Sosial Tenaga Kerja pada perjanjian kerja sama pengamanan PT. Tansatrisna Maju Bersama (Tangkas) dengan Palembang Trade Center
WIDIGDO, Age Dhony, Prof.Dr. Siti Ismijati Jenie, SH.,CN
2008 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Hukum Bisnis)Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui dan mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi sebab PT TANGKAS tidak mendaftarkan seluruh tenaga kerja pengamanan dalam program jaminan sosial tenaga kerja serta untuk mengetahui perlindungan hukum tenaga kerja pengamanan yang tidak didaftarkan dalam program jaminan sosial tenaga kerja. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan dengan cara meneliti bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Sedangkan penelitian lapanagan dilakukan dengan wawancara kepada pengurus PT TANGKAS dan pengurus PTC Mal, dan kuesioner kepada tenaga kerja pengamanan yang dipilih secara systematic random sampling. Data yang diperoleh dari penelitian dianalisis secara kualitatif, sedangkan hasil penelitian diuraikan secara deskriptif analitis. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa faktor-faktor yang menyebabkan PT TANGKAS tidak mendaftarkan seluruh tenaga kerja pengamanan dalam program jaminan sosial tenaga kerja karena masa kerja tenaga kerja kurang dari 3 tahun dan juga karena keluar masuknya tenaga kerja pengamanan. Tenaga kerja pengamanan yang tidak di daftarkan dalam program jaminan sosial tenaga kerja kurang mendapat perlindungan jaminan sosial karena tidak diberikan hak-hak seperti yang diatur dalam Undang-undang Nomor 3 Tahun 1992 jo Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 1993.
The research aims at identifying causative factors leading to the policy that PT. TANGKAS does not register all of the security personnel to worker’s social security program as well as at identifying legal protections for security personnel unregistered to the worker’s social security program. The research incorporates library studies and field researches. Library studies are carried out by analyzing primary, secondary, and tertiary law materials, whereas field researches by conducting interviews with managers of PT. TANGKAS and PTC Mal and by distributing questionnaires to security personnel selected by systematic random sampling. Data collected are analyzed qualitatively. The results of research are described in an analytical descriptive manner. The results of research indicate the causative factors leading to the policy that PT. TANGKAS does not register all of the security personnel to worker’s social security program, i.e. the working period of less than 3 years and recurrent change of personnel. Security personnel unregistered to worker’s social security program do not have access to adequate social as they are not provided rights stipulated in Law No. 3 Year 1992 and Government Regulation No. 14 Year 1993.
Kata Kunci : Perlindungan Hukum,Tenaga Kerja Outsourcing,Jaminan Sosial, worker’s social security program, security personnel