Perlindungan hukum terhadap sistem pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan oleh masyarakat asli Papua dalam perspektif Undang-undang No.14 Tahun 2001 tentang Paten
PELUPESY, Edy, Prof.Dr. Nindyo Pramono, SH.,MS
2008 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Hukum Bisnis)Penelitian dengan memilih Judul Perlindungan Hukum Terhadap Sistem Pengetahuan Dan Teknologi Yang Dilakukan Oleh Masyarakat Asli Papua Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2001 Tentang Paten dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui secara pasti dan jelas pengaturan perlindungan hukum bagi karya-karya intelektual masyarakat tradisional dalam sistem hukum HKI dan hukum perdata nasional (KUHPerdata). Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Puncak Jaya, Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Keerom dan Kabupaten Nabire, dengan mengambil sampel sebanyak 11 (sebelas) orang Inventor. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi dokumen dan pedoman wawancara. Data yang diperoleh dari penelitian pustaka dan penelitian lapangan dianalisis dengan menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa perlindungan hukum terhadap sistem pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan oleh masyarakat asli dan anggota masyarakat lainnya di Papua dalam perspektif Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2001 tentang Paten diberikan atas dasar permohonan, dan bentuk perlindungan hukumnya dapat dilihat dari penerapan Pasal 16, Pasal 17, Pasal 19, dan Pasal 69 Undang-Undang tersebut. Peniruan atas Invensi dari masyarakat asli dan anggota masyarakat lainnya di Papua merupakan perbuatan yang bertentangan dengan hak orang lain (hak kekayaan) dan termasuk salah satu perbuatan yang dilarang oleh Pasal 1365 KUHPerdata. Oleh sebab itu, untuk memberikan perlindungan hukum yang permanen terhadap Invensi dimaksud hakim dalam menangani perkara gugatan perbuatan melawan hukum tersebut harus mampu menemukan hukum dan tidak serta merta menganalogkan rumusan Pasal 1365 KUHPerdata apa adanya.
The research on Legal Protection for Knowledge System and Technology Developed by Papuan Indigenous People in the Perspective of the Law No. 14/2001 on Patent aims to investigate the regulation concerning legal protection for intellectual works of traditional society in the system of Intellectual Property Rights and national Civil Law (the Civil Code). The research is conducted in Puncak Jaya regency, Jayawijaya regency, Keerom regency, and Nabire regency by taking 11 samples of inventors. The sample taking is based on purposive sampling technique. Data collecting instruments consist of document study, and interview guideline. Data from both library research and field research are analysed in qualitative method. The research results reveal that legal protection for knowledge system and technology developed by the indigenous and other societies in Papua in the perspective of the Act o. 14/2001 on Patent is given following an application, while the form of protection can be identified from the implementation of Articles 16, 17, 19, and 69 of this Act. Copying of the Papuan indigenous or other societies' invention is an act against Article 1365 of the Civil Code. Consequently, to give a permanent legal protection for the invention, the judge dealing with this case must treat it as a violation against the law and he must identify the law that will not automatically make an analogue for the statement of Article 1365 as it is.
Kata Kunci : Invensi di bidang teknologi tradisional, Masyarakat Asli Papua, Undang-undang Paten, Invention in the field of traditional technology, Indigenous Society of Papua, Act on Patent.