Laporkan Masalah

Pengaruh hukum dengan adanya kebijaksanaan pemerintah sehubungan dengan Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 9 Tahun 2005 terhadap kesejahteraan masyarakat Batam

ERWYNA, Prof.Dr. Nindyo Pramono, SH.,MS

2007 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Hukum Bisnis)

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui pengaruh hukum atas Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 9 Tahun 2005 tentang Larangan Impor Beras untuk Batam, Sabang dan Bitung terhadap stabilitas harga Beras dipasaran, dan juga untuk mengetahui pengaruh hukum Keputusan tersebut terhadap kesejahteraan masyarakat Batam. Dalam penelitian ini digunakan dua metoda, yaitu penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan dengan studi dokumen untuk menemukan prinsip-prinsip hukum, norma yang tertuang dalam ketentuan yang diperoleh dari data sekunder berupa bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Penelitian lapangan dilakukan dengan menggunakan pedoman wawancara yang ditujukan kepada narasumber, dan daftar pertanyaan tertutup yang ditujukan kepada responden. Analisis data menggunakan metode deskriptif analitis dengan cara mengklasifikasikan data sekunder, selanjutnya dihubungankan keterangan-keterangan yang diperoleh dari penelitian lapangan untuk diinterpretasikan sehingga menghasilkan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 9 Tahun 2005 berpengaruh terhadap volume persediaan beras, stabilitas harga beras di pasaran, serta munculnya praktek usaha illegal di bidang impor beras. Dalam kondisi perekonomian masyarakat Batam yang belum stabil ini, Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 9 Tahun 2005 telah menyebabklan tingginya harga kebutuhan pokok Beras, yang pada gilirannya mempengaruhi tingkat kesejahteraan Masyarakat Batam.

The research aims at identifying the legal effects of the Decree of Minister of Industry and Trade Number 9 of the Year 2005 which imposes rice import ban in Batam, Sabang, and Bitung on the rice price stability on the market as well as on people’s welfare in Batam. The research employs two research methods: desk research and field research. The desk research is conducted to find legal principles stipulated in norms by studying documents obtained from secondary data in form of primary, secondary, and tertiary legal materials. The field research is carried out by means of interviews with the resource person and closed questions distributed to respondents. Data analysis is done using a descriptive-analytical method by classifying the secondary data which are later correlated with information gathered from the field research in order to reach conclusions from data interpretation. The results of the research indicate that the Decree of Minister of Industry and Trade Number 9 of the Year 2005 has an effect on the volume of rice supply, the rice price stability on the market, as well as the emergence of illegal practices in rice import business. During such an unstable economic condition in Batam, the ministerial decree has triggered a rice price hike, which in turn affected people’s welfare.

Kata Kunci : Hukum, Keputusan Menteri, Kesejahteraan Masyarakat, Ministerial Decree, People’s Welfare.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.