Upaya hukum BRI Cabang di DIY untuk menjaga kepentingannya terhadap obyek hak tanggungan
PURNOMO, Shidiq, Purman Hidayat, SH.,M.Hum
2008 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Kenotariatan)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembebanan Hak Tanggungan sebagai jaminan kredit beserta upaya-upaya hukum yang ditempuh oleh PT. BRI (Persero) di Daerah Istimewa Yogyakarta untuk menjaga agar nilai obyek Hak Tanggungan yang dijaminkan kepadanya tidak menurun. Penelitian ini bersifat empiris, yaitu menitikberatkan pada praktek di lapangan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data yang diperoleh secara langsung dengan menggunakan alat pengumpul data berupa daftar pertanyaan (kuesioner) dan wawancara, serta dilengkapi dengan data sekunder yaitu data yang diperoleh dari bahan pustaka melalui studi dokumen. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa, proses pembebanan Hak Tanggungan dimulai dengan pengajuan permohonan kredit dari calon nasabah debitur, kemudian dilakukan analisis permohonan kredit yang diikuti dengan proses persetujuan kredit, dan dilanjutkan dengan pembuatan perjanjian kredit. Setelah penandatanganan akad perjanjian kredit, yang dilakukan selanjutnya adalah tahap pemberian Hak Tanggungan dan pendaftaran Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT) pada Kantor Pertanahan. Selanjutnya dari penelitian ini dapat diketahui bahwa upaya yang ditempuh oleh PT. BRI (Persero) untuk menjaga nilai obyek Hak Tanggungan ada dua bentuk, yaitu upaya hukum yang berupa pembatasan kewenangan bertindak bagi pemberi Hak Tanggungan terhadap obyek Hak Tanggungan dan upaya hukum yang berupa kewajiban bertindak bagi pemberi Hak Tanggungan terhadap obyek Hak Tanggungan. Pembatasan kewenangan bertindak bagi pemberi Hak Tanggungan tersebut antara lain adalah melarang untuk merombak semua bentuk dan tata susunan obyek Hak Tanggungan, melarang untuk merubah fungsi bangunan, melarang untuk merubah peruntukan atau penggunaan tanah dan melarang untuk menyewakan obyek Hak Tanggungan. Sedangkan kewajiban bertindak bagi pemberi Hak Tanggungan tersebut adalah mengasuransikan obyek Hak Tanggungan terhadap bahaya kebakaran.
This research goal is to understand process of Guarantee Rights imposition as credit guarantee and lawful efforts made by PT. BRI (Persero) in DIY to keep object value of Guarantee Rights insured to him not decreasing. This research is empirical, emphasizing on field practice. Data used in this research were data directly derived by using data collection tools such as questionnaires and interviews, and completed with secondary data, namely data derived from reference materials through documentary study. Based on results of research, it is understood that the process of Guarantee Rights imposition was started by application for credit of prospective customer debitor, then the application for credit was analyzed, followed by credit approval process, continued by credit agreement. After signing the credit agreement contract, next stage was Guarantee Rights giving and registration of the Guarantee Rights Giving Agreement (APHT) to Land Affairs Office. Furthermore, from the research, it can be found that two forms of effort made by the PT. BRI (Persero) to keep object value of Guarantee Rights are : lawful effort, limitation of action power to the giver of Guarantee Rights of Guarantee Rights object and lawful effort, obligation of action to giver of Guarantee Rights of Guarantee Rights object. The limitations of action power to giver of Guarantee Rights were : to prohibit changes of all forms and layout of Guarantee Rights object, building function, land zoning with the Guarantee Rights and lease of Guarantee Rights object. Where as, obligation of action to the giver of Guarantee Rights was to insure the Guarantee Rights object for fire dangers.
Kata Kunci : Hukum Perbankan,Hak Tanggungan,Upaya Hukum, Lawful efforts, BRI, Guarantee Rights.