Kemandirian Majelis Pengawas dalam melakukan pengawasan terhadap Notaris
SYAMSUROJI, Imam, Dr. Marsudi Triatmodjo, SH.,LL.M
2007 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Kenotariatan)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Majelis Pengawas Notaris merupakan suatu badan yang mandiri atau tidak mandiri. Sifat mandiri suatu badan akan menjamin obyektivitas dan efektifitas dalam pengawasan yang dilakukan. Tujuan lain penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pengawasan terhadap notaris yang menjadi anggota Majelis Pengawas Notaris. Penelitian ini bersifat deskriptif analitis karena dapat melukiskan keadaan obyek masalah yang diteliti secara menyeluruh dan sistematis berdasarkan data yang diperoleh berkaitan dengan kemandirian majelis pengawas dalam melakukan pengawasan terhadap notaris. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif yaitu penelitian terhadap hukum yang berada di dalam perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Penelitian ini menitikberatkan pada penelitian dokumen atau kepustakaan yang intinya mencari teori-teori, pandangan-pandangan yang relevan dengan permasalahan yang dibahas. Untuk melengkapi data yang diperoleh dari penelitian dokumen atau kepustakaan, maka dilakukan penelitian lapangan yaitu mengadakan wawancara dengan narasumber yang relevan dengan tujuan penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Majelis Pengawas Notaris dipandang dari segi normatif merupakan badan yang mandiri secara fungsional, finansial dan administratif. Namun dalam pelaksanaannya, Majelis Pengawas Notaris hanya dapat disebut sebagai badan pengawas yang mandiri secara fungsional. Pelaksanaan pengawasan terhadap Notaris yang menjadi anggota Majelis Pengawas Notaris dilakukan dengan cara pemeriksaan saling silang (cross-cross).
This research goal is to understand whether the Notary Controller Committee is autonomous or not. Autonomy of a body will ensure objectivity and effectiveness in controlling. This research goal is to understand implementation of control for notary being member of Notary Controller Committee. This research is analytical- descriptive study, because it illustrates object of entirely and systematically researched problems based on obtainable data associated with the controller committee autonomy in controlling notary. This research is a normative-juridical study, a research of law available to a valid regulation of Indonesia. This research emphasized on documentary and referential study looking for theories and views relevant to the discussed problems. To complete data derived from the documentary and referential study, a field research was done by interviewing informants relevant to this research goal. Results of research indicated that the Notary Controller Committee was, in terms of normative aspect, a functionally, financially and administratively autonomous body. However, in its implementation, the Notary Controller Committee could only be called as a functionally autonomous controlled body. The implementation of control for the Notary being member of the Notary Controller Committee was conducted by cross-cross examination.
Kata Kunci : Notaris,Pengawasan,Majelis Pengawas Notaris,Autonomous, controlling, Notary Controller Committee