Perlindungan hukum bagi pemegang unit penyertaan Reksa Dana Kontrak Investasi Kolektif
MARTAWAN, I Ketut, Prof.Dr. Nindyo Pramono, SH.,MS
2007 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Hukum Bisnis)Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perlindungan hukum dan pertanggungjawaban manajer investasi dalam reksa dana kontrak investasi kolektif (KIK). Penelitian ini didasari pada adanya banyaknya permasalahan yang melingkupi pengelolaan portofolio yang dilakukan oleh manajer investasi. Karena itulah perlindungan investor dalam reksa dana KIK penting untuk dibahas. Untuk membahas permasalahan ini dilakukan penelitian yuridis normatif dengan library research dilengkapi dengan field research. Kemudian hasil penelitian dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara regulatoris telah terdapat lembaga dan aturan-aturan yang memberikan perlindungan hukum bagi investor reksa dana KIK. Lembaga tersebut adalah Bapepam sebagai otorita pasar modal. Sedangkan mekanisme yang ditempuh dapat melalui jalur pidana serta dimungkinkan pula melalui jalur perdata. Namun berdasarkan fakta kasus yang terjadi pemegang unit penyertaan reksa dana belum mendapatkan perlindungan yang maksimal. Sedangkan dalam masalah pertanggungjawaban manajer investasi dalam reksa dana KIK, Penulis berkesimpulan bahwa meskipun manajer investasi tidak melakukan pelanggaran hukum tertulis namun dalam hal terjadi salah pengelolaan reksa dana yang menimbulkan kerugian bagi pemegang unit penyertaannya maka harus diterapkan teori perbuatan melawan hukum dengan strict liability yang didasari fiduciary duty theory sehingga manajer investasi tidak dapat lepas tangan begitu saja atas pengelolaan yang merugikan tersebut. Adapun terhadap dikotomi risiko investasi pada reksa dana KIK Penulis berpegang pada paradigma bahwa apapun risiko yang terjadi pada investasi reksa dana KIK adalah ditanggung oleh pemegang unit penyertaan kecuali risiko yang terjadi disebabkan karena manajer investasi dalam mengelola portofolio tidak semata-mata demi kepentingan investornya.
The research aims at identifying legal protection and the responsibility of investment manager in KIK (Collective Investment Contract) investment fund. It is based on the problems in portfolio management performed by investment manager. For that reason, legal protection for the investor in KIK investment fund is crucial to be discussed. The research belongs to normative juridical research conducted with the help of library research as well as field research. The results of analysis are analyzed by applying qualitative descriptive approach. The research results show that legally there have been institution and regulation assuring legal protection for KIK investment fund investors. The institution is Bapepam (Indonesian Capital Market Supervisory Board) as an authorized institution of Capital Market, whereas the regulatory mechanism is carried out through criminal law and is also likely to be carried out through civil law as well. However, in reference to the case facts happened, investment fund unit holders have not received optimum legal protection. Meanwhile, in the case of investment manager responsibility in KIK investment fund, the writer concludes that although investment managers do not violate any written law, mismanagement on investment fund still occurs, causing loss for its unit holders. Therefore, tort theory under strict liability standard which is based on fiduciary duty theory should be applied. It will prevent the investment managers from denying responsibility for harmful management. In regards to the dichotomy of investment risk in KIK investment fund, the writer holds on the paradigm that whatever risks that may occur in KIK investment fund should be taken by the unit holders with the exception of those caused by investment managers who manage the portfolio not solely based upon their investors’ interest.
Kata Kunci : Perlindungan Hukum,Investor,Pertanggungjawaban Manajer Investasi ,legal protection, responsibility, investment manager