Dampak kehadiran Plaza Ambarrukmo terhadap aktivitas jual beli di pasar tradisional Gowok Yogyakarta
HASANAH, Novi, Prof.Dr. Irwan Abdullah
2008 | Tesis | S2 AntropologiTesis ini mendeskripsikan Dampak Munculnya Plaza Ambarrukmo Terhadap Aktivitas Jual Beli di Pasar Tradisional Gowok Yogyakarta. Tujuan penelitian dalam tesis ini adalah menjelaskan upaya para pedagang Pasar Gowok terhadap tantangan dari pihak Plaza Ambarrukmo, yaitu mensiasati perubahan pasar dan perilaku pembeli serta menetapkan langkah untuk mempertahankan eksistensi Pasar Gowok. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Upaya utama yang dilakukan adalah menggali sedalam mungkin tentang mengapa timbul fenomena tersebut, bagaimana timbulnya, dan proses-proses perkembangan selanjutnya. Sehubungan dengan itu, dalam pengambilan data, digunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif, yaitu metode yang berusaha untuk mencari data dari objek yang diteliti secara empiris, terinci dan alamiah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi terlibat (participative observation), serta wawancara terbuka dan mendalam (indepth interview). Teknik purposive digunakan untuk pemilihan informan, yang dilakukan secara sengaja berdasarkan maksud dan tujuan penelitian. Informan dibagi dalam dua kelompok, yaitu informan kunci terdiri dari beberapa pedagang Pasar Gowok dan informan biasa terdiri dari beberapa pembeli dan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para pedagang pasar Gowok melakukan strategi bertahan hidup (survival strategy) sebagai suatu reaksi terhadap keberadaan Plaza Ambarrukmo. Berikut ini ada lima strategi bertahan hidup yang dilakukan para pedagang Pasar Gowok dalam mensiasati perubahan pasar dan perilaku pembeli, yaitu 1) menambah jumlah modal, 2) memperpanjang waktu berjualan, 3)meningkatkan pelayanan, 4) menambah ragam dan jumlah komoditas, serta 5)meningkatkan daya tarik tampilan komoditas. Berkaitan dengan strategi keempat, “menambah ragam dan jumlah komoditasâ€, para pedagang Pasar Gowok menetapkan lima kategori komoditas yang perlu ditambah, yaitu 1) komoditas yang disesuaikan dengan selera pembeli, 2)komoditas yang disesuaikan dengan frekuensi kebutuhan pembeli, 3) komoditas yang disesuaikan dengan kemampuan pembeli dalam hubungan tingkat usia, jenis kelamin, dan penampilan pembeli, 4) komoditas yang dihubungkan dengan permintaan dan keluhan pembeli, dan 5) komoditas yang memiliki durasi kesegaran/daya tahan yang relatif singkat.
In this thesis the writer describes the impact of the establishment of Plaza Ambarrukmo on Traditional Market Pasar Gowok Yogyakarta. The aim of the research is to explain the impact of the emerging plaza on the market activities at Pasar Gowok. At issues here are efforts made by Pasar Gowok traders to counteract the challenge from Plaza Ambarrukmo. The efforts are in the form of responding the change of the market and buyers’ behavior and taking certain actions to survive Pasar Gowok. Since it is a qualitative research, the main step is to deeply analyze why the phenomenon observed comes up, how it comes up and what happens afterwards. Therefore, in collecting data, a qualitative method which can describe the data naturally is applied in order to obtain the data from the object analysed empirically, in details, and naturally. The techniques used in collecting the data are participative observation and indepth interview. Meanwhile purposive technique is used to select informants on purpose for the objectives of the research. The informants are divided into two groups; they are key informants consisting of several traders of Pasar Gowok and ordinary informants consisting of several buyers. The result of the analysis shows that the traders of Pasar Gowok use a survival strategy in order to counteract the existence of Plaza Ambarrukmo. Some of survival strategies used to respond the change of the market and buyers’ behavior are to increase the amount of capital, to lengthen sales hours, to improve customer service, to increase the variety and the amount of commodity, and to make commodity display more attractively. In relation to the fourth strategy “to add the variety and amount of commodityâ€, the traders of Pasar Gowok determine five categories of the commodity that must be added, they are 1) commodities based on the buyers’ interest, 2)commodities based on the frequency of the buyers’ needs, 3)commodities based on the buyers’ purchasing ability in relation to their age, gender, and performance, 4) commodities based on the buyers’ demands and complaints, 5)commodities viewed from their durative condition.
Kata Kunci : Pedagang Pasar,Strategi Berdagang,Mall,