Laporkan Masalah

Ketika perempuan melaut :: Strategi perempuan dalam mendukung ekonomi rumah tangga

DORA, Nuriza, Prof.Dr. Sjafri Sairin, MA

2008 | Tesis | S2 Antropologi

Kajian ini dilakukan terhadap masyarakat nelayan di Desa Percut Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Fokus dari kajian ini adalah menggambarkan keikusertaan perempuan dalam sektor publik dengan bekerja sebagai nelayan dan seperti apa strategi perempuan nelayan tersebut dalam membangun ekonomi rumah tangga. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kehidupan perempuan nelayan desa Percut. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipasi dan wawancara mendalam. Wawancara mendalam dilakukan terhadap informan kunci dan informan biasa. Informan kunci adalah perempuan desa Percut yang bekerja sebagai nelayan sedangkan, informan biasa adalah masyarakat desa Percut secara umum serta tokoh adat dan perangkat desa. Wawancara dengan perempuan nelayan akan dapat mengungkap hal ihwal mendasar yang membuat mereka memutuskan untuk bekerja di sektor kelautan serta bagaimana mereka mengatur kehidupan rumah tangganya. Wawancara dengan informan biasa adalah untuk mendapatkan informasi umum serta pandangan masyarakat luas sehubungan dengan tema penelitian. Observasi partisipasi mengharuskan peneliti tinggal beberapa bulan di desa Percut guna memahami lingkungan dan menilai keadaan yang terlihat maupun yang tersirat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, keterlibatan perempuan sebagai nelayan dipengaruhi oleh kondisi sejarah ekonomi, politik, dan sosial budaya yang ada di desa Percut. Hal ini kemudian melahirkan sejumlah masalah sosial ekonomi pada masyarakat nelayan ini sehingga, kondisi kesejahteraan masyarakat nelayan semakin memburuk. Ini terjadi karena kurangnya kebijakan pemerintah untuk lebih memperhatikan masyarakat nelayan. Kebijakan yang tidak memihak ini membuat keluarga nelayan semakin terkungkung sehingga, memotivasi perempuan/isteri nelayan untuk membantu menguatkan kondisi ekonomi rumah tangga. Menjadi nelayan dengan mencari ikan dan kerang merupakan alternatif pekerjaan yang banyak dilakoni oleh perempuan. Untuk menyeimbangkan perannya sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah, perempuan nelayan memiliki strategi sendiri yaitu dengan melibatkan anggota keluarga lain dalam mengurus rumah serta mengerjakan pekerjaan rumah tangga terlebih dahulu sebelum berangkat ke laut. Strategi ini membuat rumah tangga keluarga nelayan menjadi harmonis. Dampak dari perempuan nelayan yang bekerja adalah menempatkan kaum perempuan ini mempunyai kedudukan yang seimbang dengan suami dalam membangun kehidupan rumah tangga. Ini membuat nilai seorang perempuan tidak hanya tinggi di mata keluarga akan tetapi, juga di mata masyarakat.

This study was conducted on fisherman community at Percut Village, Percut Sei Tuan, Deli Serdang Regency, North Sumatra Province. Focus of this study was to describe women involvement on public sector by working as fisherwomen and what their strategies are in building household economy. Aim of this research is to describe fisherwomen’s life at Percut Village. Approach used was qualitative approach with data collecting through participated observation and in-depth interview. In-depth interview was conducted on key informans and ordinary informans. Key informans were women at Percut Village who work as fisherwomen. On the other hand, ordinary informans were Percut Village community includes tradition figures and village officials. Interview with fisherwomen can explain the inception of why they decided to wo rk on maritime sector and how they managed their household. Interview with ordinary informans conducted to obtain general information and community’s view in relation with this topic research. Number of informans was depended on data obtained at field. Participated observation requires researcher to stay at several months at Percut Village in order to understand the environment and to assess the conditions both observable and unobservable. Research result shows that women involvement as fisherwomen influenced by historical, political, and socio cultural conditions at Percut Village. Furthermore, it induces some socio economics problems which are crucial on this community then fisherman community’s welfare getting worse. It is occur because the lack of government policy to give more attention on fisherman community. This unsupported policy makes fisherman family more be enslaved then that condition motivates fisherman’s wife to help in strengthening household economy. Being a fisherman by seeking fish and shells is an alternative job which is most does by women. To balance their role as a housewife and money earner, these fisherwomen has own strategy that is by involving other family member in handling the house and do household assignment in advance before go to the sea. This strategy make fisherman family’s household becomes harmony. The effect of fisherwomen who work is placing these women on the same level with their husband in building household life. It makes value of a woman not only high in family’s view but also in community’s view.

Kata Kunci : Masyarakat Nelayan,Peran Perempuan,Ekonomi Rumah Tangga


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.